Seberapa penakut anda google form

JabarEkspres.com – Berikut ini merupakan link ujian seberapa penakut kamu lewat Google Form yang bisa kamu ikuti.

Takut adalah sifat bawaan manusia. Jadi, perasaan takut adalah hal yang wajar.

Secara sains, ketakutan merupakan sifat turun-temurun yang kita warisi dari nenek-nenek moyang kita semenjak zaman purbakala.

Sains juga menjelaskan bahwa perasaan takut adalah mekanisme tubuh dalam mempertahankan diri atas sesuatu yang dianggap membahayakan.

Kendati demikian, setiap orang tentunya memiliki ketakutan dengan kadar yang berbeda dan unik.

Semisal, ada orang yang takut dengan kecoa, ada yang takut pada ketinggian, takut gelap, takut makhluk halus, dsb.

Nah, kalau kamu penasaran, kamu bisa mengikuti ujian penakut ini untuk mengetahui seberapa penakutkah kamu sebenarnya.

Berikut ini merupakan link ujian seberapa penakut kamu lewat Google Form. Klik link sebagai berikut. Selamat mencoba.

Link Ujian Penakut Docs Google Form

https://forms.gle/Q5ScRpMNf7h5mSQH8

Tenang saja, caranya mudah. Kamu hanya perlu mengisi beberapa pertanyaan sederhana yang disediakan.

NEWSmedia – Di bawah ini disajikan informasi tentang link ujian seberapa emosi kamu,  google form viral Tik Tok docs terbaru 2022.

Mau cek skor kesabaran kamu? Yuk lakukan tes melalui link ujian seberapa emosi kamu,  google form viral Tik Tok docs terbaru 2022 di bawah ini.

Namun sebelum membahas link ujian seberapa emosi kamu,  google form viral Tik Tok docs terbaru 2022, ada baiknya kamu tau pertanyaannya dan cara mainnya.

Baca Juga: CEK SKOR: Yakin Kamu Pemberani Sejati? Link Ujian Seberapa Penakut Kamu Google Form Viral Tik Tok Terbaru 2022

Oh ya tenang saja kawan, karena di link ujian seberapa emosi kamu,  google form viral Tik Tok docs terbaru 2022 ini kamu tak perlu input data pribadi.

Berikut contoh pertanyaannya

-Apa yang kamu lakukan jika temanmu ada yang mengejekmu?

-Apa yang kamu lakukan jika temenmu sering bertanya padamu?

-Jika temanmu sering teriak-teriak atau bernyanyi disekelilingmu gimana? Padahal kamu ngak suka

Baca Juga: CEK SKOR: Seberapa Kuat Mental Kamu? Link Ujian Malu-maluin Google Form Viral Tik Tok Docs Gratis Terbaru 2022

Koranmemo.com – Kamu merasa orang yang paling polos di dunia ini? Jika iya, maka wajib mengikuti link Ujian Kepolosan ini. 

Sama halnya seperti Ujian Halu dan Ujian Kepekaan, Ujian Kepolosan ini sangat menyenangkan dan bisa menghibur harimu di kala jenuh. 

Nah, pada artikel ini kami akan membagikan link Ujian Kepolosan khusus bagi Anda yang merasa paling polos. 

Baca Juga: Lagi Rame! Link Ujian Ketololan, Cek Seberapa Tolol Kamu

Sebelum membagikan link Ujian Kepolosan pada akhir artikel, kami juga akan memberikan tata cara permainan ini.  

Ingat! Tes ini hanyalah permainan jadi jangan dianggap serius. Ajak teman-temanmu juga untuk mengikuti ujian ini. 

Tata Cara Permainan

1. Klik link dibagian akhir artikel nantinya kau akan dibawa ke Google Form. 

Baca Juga: Link Ujian Kesabaran, Buktikan Kamu Punya Kesabaran Tingkat Tinggi!

2. Kemudian jawab pertanyaan yang terdiri dari 6 soal dengan tenang.

INFOTEMANGGUNG.COM - Kelinci Penakut yang menghebohkan merupakan cerita dongeng sebelum tidur yang berasal dari India. Begini kisahnya:

Alkisah, ada seekor kelinci yang tinggal di dalam hutan. Dia membuat rumah tepat di kaki sebuah pohon bilva atau pohon khas yang ada di India.

Suatu hari, dia sedang bersantai di rumahnya. Dia pun mulai memikirkan berbagai hal.

“Bagaimana jika tanah ini hancur, apa yang akan terjadi padaku ya?” begitu pikirnya iseng. Tiba-tiba ada buah bilva yang jatuh di atas daun palem kering.

Baca Juga: Cerita Dongeng Sebelum Tidur: Kancil yang Cerdik dan Buaya

“Krakk…,” tiba-tiba ada suara seperti tanah pecah. Kelinci pun kaget.

“Tanah sudah pecah! Bumi ini akan hancur!” teriaknya sambil berlari menuruni gunung.

“Ada apa?” tanya beberapa kelinci yang lain.

“Tanah di sini sudah mulai runtuh!” kata si kelinci hutan yang membuat kelinci dan binatang lain pun ikut berlari.

Pedoman Pembimbingan Akademik Mahasiswa

Dosen Pembimbing Akademik (Dosen PA), adalah dosen tetap/tidak tetap Universitas Muhamadiyah Kotabumi yang diangkat berdasarkan Keputusan Rektor dan diserahi tugas membimbing mahasiswa dengan tujuan untuk membantu mahasiswa menyelesaikan studinya secepat dan seefisien mungkin, sesuai dengan kondisi dan potensi individual mahasiswa. Hal tersebut membuat dosen pembimbing akademik memiliki peran yang sangat penting dalam kelangsungan perkuliahan mahasiswa. Sayangnya, banyak yang menganggap PA sebagai formalitas belaka.

Dikutip dari berbagai sumber, dalam penyelenggaraan pendidikan, seorang dosen Pembimbing Akademik mempunyai tugas antara lain memberikan bimbingan akademik yaitu membantu mahasiswa dalam merencanakan studi untuk jenjang studi selengkapnya maupun tiap semester, juga membantu memilih atau menentukan program belajar, kegiatan ko-kurikuler dan ekstra kulikuler yang akan diikutinya dan juga monitor perkembangan kemajuan studi mahasiswa dan apabila perlu, membangkitkan dan mengembangkan motivasi belajarnya.

Sebagai dosen wali harus menguasai seluruh seluk beluk kurikulum fakultasnya dan juga menguasai teknik-teknik bimbingan akademik. Peran dosen wali di beberapa perguruan tinggi mempunyai tugas yang berbeda, tergantung dari peraturan kampus itu sendiri, dan pastinya tidak banyak perbedaan. Namun secara umum tujuan bimbingan akademik adalah sebagai berikut:

a. Membantu perguruan tinggi dalam mencapai tujuan pendidikan.
b. Membantu mahasiswa menyelesaikan studi agar tepat waktu dengan cara yang efektif dan efisien.
c. Meningkatkan pencegahan agar mahasiswa terhindar dari kesulitan yang menghambat studinya.

Tujuan bimbingan akademik secara khusus adalah:

d. Membantu mahasiswa dalam memilih menyusun dan merencanakan program studi jangka pendek maupun jangka panjang.
e. Memberikan gambaran tentang kemungkinan, alternatif dan peluang yang dapat dipilih mahasiswa dalam merencanakan kegiatan studi serta konsekkuensinya, khususnya tentang beban studi suatu semester tertentu dan mata kuliah yang akan ditempuhnya.
f. Membantu mengembangkan teknik belajar sesuai ketentuan belajar mengajar di perguruan tinggi baik secara mandiri maupun secara kelompok.
g. Membantu memahami dan mengamalkan peraturan yang berlaku di perguruan tinggi.
h. Memantau perkembangan mahasiswa khususnya yang menyangkut kemajuan studinya, dan memberi gambaran adanya keadaan bahaya dan juga mendeteksi mahasiswa yang bermasalah.

Upaya bimbingan akademik dari dosen wali/pembimbing akademik diarahkan sebagai upaya membantu agar mahasiswa dapat mengembangkan kemandirianya dan kemampuannya, sehingga pada akhirnya mahasiswa bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.

Bimbingan dosen wali terhadap mahasiswa dilakukan secara kelompok atau individu dengan pengertian bantuan yang diberikan terhadap seorang mahasiswa tertentu mungkin berlainan dengan bimbingan terhadap mahasiswa yang lain yang berada dalam bimbingannya, tergantung pada interaksi antara dosen wali dengan mahasiswa, dan juga tergantung pula pada sifat keterbukaan dari mahasiswa itu sendiri.

Bimbingan akademi dari dosen wali pada umumnya dilakukan secara periodik dan paling sedikit dilakukan 4 kali dalam satu semester yaitu:

a. Pertama: pada waktu pengisian Kartu Rencana Studi.
b. Kedua: menjelang pelaksanaan ujian Mid Semester.
c. Ketiga: menjelang pelaksanaan Ujian Akhir Semester.
d. Keempat: bilamana saja diperlukan mahasiswa atau dosen wali menganggap perlu untuk memotivasi mahasiswa.

Selain hal tersebut diatas, mahasiswa juga memiliki pedoman yang wajib diikuti jika ingin melakukan kegiatan pembimbingan, pedoman tersebut dapat diunduh melalui tautan berikut:

atau melalui laman resmi milik bagian akademik Universitas Muhammadiyah Kotabumi pada https://baak.umko.ac.id/

Koranmemo.com – Yuk ikuti link Ujian Psikopat via Google Form yang lagi viral di TikTok. 

Tak kalah serunya dengan Ujian Gamon, link Ujian Psikopat juga sangat menarik untuk diikuti karena bisa menunjukkan apakah kamu orang yang memiliki hati dingin. 

Maka dari itu, pada artikel ini kami akan membagikan link Ujian Psikopat via Google Form pada akhir artikel ini. 

Baca Juga: Link Ujian Gamon Gagal Move On Via Google Form, Cek Apakah Kamu Sudah Lupakan Doi

Sebelum membagikan link Ujian Psikopat kami juga akan memberikan tata cara permainan serta penjelasan mengenai psikopat. 

Tata Cara Permainan

1. Klik link di akhir artikel ini nantinya kamu akan diarahkan ke Google Form. 

2. Sebelum mengerjakan, pastikan kamu sudah masuk menggunakan akun Gmail. 

Baca Juga: Link Ujian Kesetiaan, Tes Tingkat Kesetianmu dan Pasangan

3. Setelah itu isi namamu terlebih dahulu sebelum mengerjakan, nama inisial juga bisa digunakan. 

Oleh: Siti Hasna Afifah

Email: [email protected]

Dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders 5 (DSM-5), Dissociative Identity Disorder (DID) atau yang lebih dikenal sebagai kepribadian ganda termasuk ke dalam bagian dari kelompok Dissociative Disorder (gangguan disosiatif). Dissociative Disorder sendiri merupakan gangguan atau diskontinuitas dalam integrasi normal, kesadaran, memori, identitas, emosi, persepsi, representasi tubuh, kontrol motorik, dan perilaku. Gejala disosiatif ini berpotensi untuk mengganggu setiap area fungsi psikologis manusia dalam aktivitasnya sehari-hari.

Lantas, apa itu DID?

Definisi Dissociative Identity Disorder

DID merupakan gangguan identitas yang ditandai dengan adanya dua atau lebih kepribadian yang berbeda. Masing-masing identitas kepribadian tersebut dapat memiliki nama, usia, gestur, perilaku, ras, hingga jenis kelamin yang berbeda-beda, tetapi semuanya dapat hidup berdampingan (coexistence)  dalam  diri  seseorang (Abas, 2022; Gea, 2013). Identitas “inti” adalah sebutan untuk kepribadian yang biasa atau sebenarnya, sedangkan kepribadian alternatif disebut sebagai “alter.”

Selain itu, kondisi lain yang menjadi ciri utama pengidap DID adalah terjadinya episode amnesia berulang. Kondisi amnesia di sini berkaitan dengan ketidakmampuan individu untuk mengingat segala hal yang terjadi ketika kepribadian alternatif yang dimilikinya mengambil alih kepribadian inti. Itulah sebabnya, pengidap DID pada umumnya tidak menyadari bahwa ia memiliki kepribadian alternatif.

Seberapa Umum DID terjadi?

Dilansir dari Cleveland Clinic, DID sangat langka terjadi dengan prevalensi sebesar 0.01-1% dari seluruh populasi. Gangguan ini dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi pada umumnya baru terdiagnosa ketika dewasa dan lebih sering terjadi pada pada wanita.

Pada anak-anak, DID tidak muncul dengan perubahan identitas, melainkan dengan gangguan mental yang menimbulkan masalah memori, konsentrasi, keterikatan, dan permainan traumatis. Pada remaja, agresivitas muncul dan mungkin hanya tampak sebagai gejolak remaja atau gejala gangguan mental yang lain. Sedangkan, gejala pada individu yang lebih tua berkaitan dengan gangguan mood, obsesif kompulsif, paranoid, psikotik, atau bahkan gangguan kognitif yang disebabkan amnesia disosiatif.

Gejala DID

Berdasarkan DSM-5, individu dengan gangguan DID biasanya mengalami:

  • Gangguan secara berulang yang tidak dapat dijelaskan terhadap fungsi sadar dan rasa atas diri (sense of self) (misalnya munculnya suara-suara, tindakan, ucapan, pikiran, emosi, dan impuls yang mengganggu).
  • Perubahan sense of self (misalnya secara sikap, preferensi, dan perasaan bahwa tubuh atau tindakan yang dilakukan bukan miliknya sendiri).
  • Perubahan persepsi yang aneh (misalnya depersonalisasi atau merasa bahwa jiwanya terlepas, dan seolah melihat diri sendiri dari luar tubuhnya; derealisasi atau merasa bahwa lingkungan sekitarnya aneh, asing, dan tidak nyata).
  • Amnesia berulang (tidak mampu mengingat aktivitas sehari-hari, informasi pribadi yang penting, atau peristiwa traumatis).
  • Gejala neurologis fungsional yang berselang (intermittent).

Seiring berjalannya waktu, pengidap DID juga mungkin akan mengalami masalah kejiwaan lain, seperti :

  • Kecemasan (anxiety)
  • Depresi
  • Penyalahgunaan NARKOTIKA
  • Gejala psikosis (delusi)
  • Gangguan makan dan tidur
  • Tendensi untuk bunuh diri dan upaya menyakiti diri sendiri (self-harm) (Dorahy et al., 2014; Dzilhaq, 2021).

Penyebab DID

Penyebab utama DID adalah peristiwa traumatis di masa kanak-kanak seperti kekerasan, pelecehan, kecelakaan, bencana alam, peperangan, kematian, riwayat penyakit, dan kejadian luar biasa lainnya. Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap pengidap DID di Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa menyatakan bahwa 90% dari mereka telah mengalami kekerasan seksual dan penelantaran ketika masih kanak-kanak.

Penangan DID

Beberapa gejala DID terutama yang berkaitan dengan depresi dan kecemasan dapat ditangani dengan bantuan obat antidepresan atau anti kecemasan. Meskipun begitu, psikoterapi dinilai sebagai metode penanganan yang lebih efektif. Psikoterapi dapat dilakukan secara individu, kelompok, atau terapi keluarga dengan berfokus pada beberapa hal berikut (PsychCentral, 2021):

  • Identifikasi dan pelepasan trauma yang tertahan di dalam tubuh
  • Relationship support
  • Manajemen faktor pemicu munculnya gejala
  • Mengelola perubahan perilaku yang tiba-tiba
  • Mindfulness dan self-awareness
  • Metode koping untuk mengelola emosi yang rumit

Secara spesifik, berikut ini adalah beberapa jenis terapi yang bisa dilakukan:

  • Cognitive Behavioral Therapy (CBT)
  • Dialectical Behavioral Therapy (DBT)
  • Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR)

.

Daftar Pustaka

Abas, F. S. S. (2022). Kok Bisa Ada Kepribadian Ganda? Retrieved July 20, 2022, from dFun Station website: https://www.dfunstation.com/blog/read/kehidupan-dewasa/221/kok-bisa-ada-kepribadian-ganda

American Psychiatric Association. (2013). DSM V (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders V). Washington DC: American Psychiatric Association.

Dissociative Identity Disorder (Multiple Personality Disorder). (2021). Retrieved July 21, 2022, from Cleveland Clinic website: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9792-dissociative-identity-disorder-multiple-personality-disorder

Dorahy, M. J., Brand, B. L., Şar, V., Krüger, C., Stavropoulos, P., Martínez-Taboas, A., … Middleton, W. (2014). Dissociative identity disorder: An empirical overview. Australian & New Zealand Journal of Psychiatry, 48(5), 402–417. https://doi.org/10.1177/0004867414527523

Dzilhaq, N. C. (2021). Apa itu Dissociative Identity Disorder? Mengenal Kepribadian Ganda. Retrieved July 21, 2022, from Kampus Psikologi website: https://kampuspsikologi.com/dissociative-identity-disorder-kepribadian-ganda/

Gea, A. A. (2013). Psychological Disorder Perilaku Abnormal: Mitos dan Kenyataan. Humaniora, 4(1), 692–704.

Treating Dissociative Identity Disorder (DID). (2021). Retrieved July 21, 2022, from PsychCentral website: Identifying and working through past trauma or abuse.%0AManaging sudden behavioral changes.%0AMerging separate identities into a single identity.

Share this:

Like this:

Like

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *