Perbedaan cd dengan dvd

5 Perbedaan DVD dan CD sebagai Perangkat Penyimpanan Disk Optik

Selasa, 13 Desember 2022 | 18:00 WIB

Bobo.id - CD (Compact Disk) dan DVD (Digital Versatile Disk) sama-sama merupakan perangkat penyimpanan disk optik. 

Perangkat disk optik merupakan perangkat keras yang bekerja menggunakan sinar laser untuk melakukan proses pembacaan dan penulisan data. 

CD (Compact Disk) dan DVD (Digital Versatile Disk) adalah beberapa jenis optikal media yang dapat dibaca dan diisi data. 

Namun, apa yang membedakan antara CD (Compact Disk) dan DVD (Digital Versatile Disk)? Yuk, cari tahu perbedaan DVD dan CD dari artikel berikut!

Pengertian CD

CD (Compact Disk) digunakan untuk menyimpan data secara digital menggunakan sistem optikal. 

CD biasanya berfungsi untuk menyimpan lagu, data, driver, program, dan sebagainya. 

Berdasarkan sejarahnya, CD pertama kali ditemukan oleh Philips dan Sony secara independen atau tanpa kolaborasi.

Namun, kemudian keduanya melakukan kolaborasi untuk membuat teknologi pemutar terkait (CD Player) pada tahun 1982. 

CD dapat menyimpan data dengan ukuran 700 MB, atau sekitar 80 menit audio. 

CD lebih unggul daripada perangkat penyimpanan internal komputer, karena kapasitas datanya lebih banyak. 

Baca Juga: Waspada, Ini 7 Tanda File Unduhan dari Internet yang Mengandung Virus

Pengertian DVD

DVD (Digital Versatile Disk) adalah penyimpanan yang hampir sama dengan CD, baru dikembangkan pada tahun 1995. 

Pada saat itu, DVD pertama kali dikembangkan secara mandiri oleh Philips, Sony, Toshiba, dan Panasonic. 

DVD dibentuk dengan tujuan menetapkan standar untuk mempertahankan satu jenis format. 

Kapasitas penyimpanan DVD mencapai 4,7 GB single layer yang dapat memutar video atau film dengan resolusi 720 × 480 piksel.

Dengan kapasitas ini, banyak orang mulai beralih dari CD menjadi DVD untuk digunakan sebagai penyimpanan eksternal. 

Perbedaan DVD dan CD

Dari pengertian di atas, kita bisa menemukan bahwa perbedaan antara CD dan DVD adalah sebagai berikut. 

1. CD memiliki kapasitas sekitar 700 MB dan untuk DVD sekitar 4,7 GB.

2. CD digunakan untuk menyimpan data berukuran kecil, sedangkan DVD untuk menyimpan data berukuran besar. 

3. CD tidak bisa membaca data dari DVD, namun DVD bisa membaca data di dalam CD. 

Baca Juga: Sistem Operasi Komputer: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

4. CD hanya dapat digunakan untuk menyimpan data audio dan program, sedangkan DVD bisa digunakan untuk menyimpan video, film, dan sebagainya. 

5. CD dikembangkan Philips dan Sony, sedangkan DVD dikembangkan Philips, Sony, Toshiba, dan Panasonic. 

Meski memiliki beberapa perbedaan, CD dan DVD juga memiliki persamaan. 

CD dan DVD dibuat menggunakan plastik polikarbonat, yang kira-kira empat per seratus (4/100) inci atau tebal 1,22 milimeter. 

—-

Kuis!

Seberapa besar penyimpanan DVD? 

Petunjuk: cek di halaman 2!

Lihat juga video ini, yuk!

—- 

Ingin tahu lebih banyak tentang sains, dongeng fantasi, cerita misteri, dan dunia satwa? Teman-teman bisa berlangganan Majalah Bobo dan Mombi SD. 

Untuk berlangganan, teman-teman bisa mengunjungi Gridstore.id.

Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan

Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

PROMOTED CONTENT

Video Pilihan

Perbedaan CD dan DVD – CD yang memiliki nama lengkap compact disc dikenal sebagai perangkat yang digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah sedang dan sekarang disusul oleh teknologi lain.

Sedangkan DVD yang memiliki nama lengkap disk video digital dikenal sebagai perangkat yang saat ini digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah banyak dan menerima materi definisi tinggi.

Baca juga: Perangkat Keras Komputer dan Fungsinya

Dasar Perbedaan

Definisi – CD Perangkat yang digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah sedang dan sekarang disusul oleh teknologi lain.

DVC – Perangkat yang saat ini digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah besar dan menerima materi definisi tinggi.

Spesifikasi – CD Lebar 120 milimeter (4,7 inci) dan tahan hingga sekitar 80 menit suara yang tidak dikompres atau sekitar 700 MB informasi.

DVD – Pelat dengan batas dari 4.7GB sampai 17GB dan sampai ke tingkat 600KBps sampai 1,3 MB.

CD yang memiliki nama lengkap compact disc dikenal sebagai perangkat keras komputer yang digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah sedang dan sekarang disusul oleh teknologi lain. CD menjadi media penimbunan optik bundar, bundar, optik yang dirancang oleh James Russell. CD utama dibuat di pabrik pengolahan Philips di Jerman pada tanggal 17 Agustus 1982.

Sebuah CD bekerja dengan memusatkan laser semikonduktor panjang gelombang 780 nanometer ke trek masing-masing pelat. Sebagai lingkaran pivot, ukuran batang laser kontras dengan cara cahaya dipantulkan dari lapisan polikarbonat di dasar piring, mengubahnya menjadi suara.

Cakram yang halus dan cenderung tergores; mereka bisa diperbaiki, bagaimanapun, kepingan plat bisa terpengaruh. CD standar memiliki lebar 120 milimeter (4,7 inci) dan dapat menyimpan hingga sekitar 80 menit suara yang tidak dikompres atau sekitar 700 MiB informasi.

Mini CD memiliki lebar yang berbeda yang berjalan dari 60 sampai 80 milimeter (2,4 sampai 3,1 inci); Mereka kadang-kadang digunakan untuk single CD, mengumpulkan suara hingga 24 menit, atau menyampaikan driver gadget.

Pada musim presentasi inovasi pada tahun 1982, sebuah CD dapat menyimpan sejumlah besar informasi lebih besar daripada hard disk, yang secara teratur akan menampung 10 MB. Pada tahun 2010, hard disk umumnya ditawarkan sebagai ruang penyimpanan yang banyak seperti seribu CD, sementara biaya mereka telah turun ke tingkat item.

Baca juga: Pengertian Hard Disk dan Fungsinya

Pada tahun 2004, keseluruhan penawaran CD suara, CD-ROM, dan CD-R mencapai sekitar 30 miliar lingkaran. Pada tahun 2007, 200 miliar CD terjual di seluruh dunia.
DVD

DVD yang memiliki nama lengkap disk video digital dikenal sebagai perangkat yang saat ini digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah banyak dan menerima materi definisi tinggi untuk tujuan penulisan. DVD adalah inovasi pelat optik dengan batas persediaan 4,7 gigabyte pada lingkaran terpisah satu sisi, yang cukup untuk gambar 133 menit.

DVD bisa satu atau dua sisi, dan bisa memiliki dua lapisan di setiap sisinya; DVD dua sisi berlapis dua akan menampung hingga 17 gigabyte video, suara, atau data lainnya. Ini menganalisis kapasitas 650 megabyte (, 65 gigabyte) untuk piring CD-ROM. DVD berisi setidaknya 4.7GB informasi, cukup untuk sebuah film panjang penuh. DVD biasanya digunakan sebagai media penggambaran komputerisasi gambar gerak dan perkenalan media campuran lainnya yang digabungkan dengan desain.

Mereka secara luas digunakan untuk menyingkirkan dan melihat gambar dan informasi lainnya. Untuk memutar DVD di PC, Anda harus memiliki DVD drive dan DVD player produk. Foto keistimewaan adalah kasus seperti apa film DVD, yang dalam ilustrasi ini adalah gambar dari film film Matrix DVD.

Detail DVD mendasari piring dengan batas dari 4.7GB sampai 17GB dan sampai ke tingkat 600KBps sampai 1,3 MBps. Salah satu komponen terbaik dari drive DVD adalah keduanya sangat baik dengan CD-ROM, yang berarti mereka dapat memutar CD-ROM lama, pelat CD-I, dan CD video, dan juga DVD-ROM baru.

Perbedaan Kunci antara CD dan DVD
CD yang memiliki nama lengkap compact disc dikenal sebagai perangkat yang digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah sedang dan sekarang disusul oleh teknologi lain. DVD yang memiliki nama lengkap disk video digital dikenal sebagai perangkat yang saat ini digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah banyak dan menerima materi definisi tinggi.

CD standar memiliki lebar 120 milimeter (4,7 inci) dan dapat menyimpan hingga sekitar 80 menit suara yang tidak dikompres atau sekitar 700 MB informasi. Di sisi lain, detail DVD mendasari piring dengan batas dari 4.7GB sampai 17GB dan sampai ke tingkat 600KBps sampai 1,3 MB.

Salah satu komponen terbaik dari drive DVD adalah keduanya sangat baik dengan CD-ROM, yang berarti mereka dapat memutar CD-ROM lama, pelat CD-I, dan CD video, dan juga DVD-ROM baru.

Pada tahun 2007, 200 miliar CD terjual di seluruh dunia, dan ini menjadi sarana paling umum untuk menyimpan informasi. Tapi sejak diperkenalkannya DVD dan disk drive, kepentingan mereka menurun, dan sekarang DVD menjadi mode utama penyimpanan data.

CD berisi data yang lebih sedikit, dan dengan kualitas rata-rata, di sisi lain, DVD berisi lebih banyak data dan memiliki aplikasi konten definisi tinggi.

Iklan

Bagikan ini:

Menyukai ini:

Suka

Memuat…

CD atau DVD??
Pada artikel hari ini, kita akan membahas tentang perbedaan antara CD/DVD-ROM, CD/DVD-R, CD/DVD-RW, CD/DVD DRIVE, perbedaan antara CD dan DVD, dan juga penyebab gagalnya format atau burning CD/DVD terutama menggunakan Aplikasi Nero.

Perbedaan-perbedaan istilah Compact Disc dan jenis-jenis CD-DVD

1. CD-ROM => (Compact Disc – Read Only Memory) adalah disk yang tidak bisa diburning (tidak dapat ditulisi). CD-ROM umumnya telah diisi data saat pertama kali diproduksi sehingga tidak bisa diedit, contohnya CD-ROM yang didapatkan dari pembelian sebuah produk dimana perusahaan tersebut menyertakan CD-ROM sebagai petunjuk penggunaan produk yang telah dibeli.

2. CD-R => (Compact Disk – Recordable) termasuk ke dalam CD-ROM. CD-R dapat ditulisi dengan syarat masih blank (kosong) atau istilah kerennya “burning”. Data yang diburning ke dalam CD-R bersifat WORM (Write Once Read Many) yang artinya hanya dapat ditulisi ketika masih dalam keadaan kosong dan hanya berlaku satu kali.

CD-R dapat dibeli di toko-toko penyedia alat-alat komputer atau jasa fotocopy dalam keadaan yang masih kosong (blank) dan dapat diburning sekali menggunakan software seperti Nero dan lain-lain. Karena CD-R hanya dapat ditulisi satu kali maka sebaiknya diisikan dengan data yang benar-benar dibutuhkan.

3. CD-RW => (Compact Disc – ReWriteable) adalah disc yang dapat diburning dan dapat ditulisi berulang kali. Jenis Compact Disc ReWriteable ini juga bisa dibeli di toko-toko dalam keadaan yang masih kosong sehingga dapat diisi dengan data yang dinginkan dan data tersebut bisa diedit kembali (burning ulang) selama kepingan tidak dalam keadaan rusak fisik.

4. CD ROOM => Compact Disc Room adalah alat atau media yang digunakan untuk memasukkan kepingan CD atau DVD dengan tujuan untuk membaca, mengedit (burning) atau memainkan data yang adalah dalam CD. Pada umumnya CD Drive tidak dapat digunakan untuk memutar DVD namun sebaliknya DVD Drive dapat memainkan CD.

5. CD/DVD Player => Software atau aplikasi perangkat lunak yang digunakan untuk memutar atau memainkan data dalam CD/DVD, contohnya pada laptop atau pc sistem operasi windows adalah GOM Player, VLC, dan sebagainya.

6. DVD => (DVD (Digital Versalite Disc) merupakan disc yang juga digunakan untuk menyimpan data. Perbedaan utamanya antara DVD dan CD adalah kapasitas penyimpanannya, dimana kapasitas penyimpanan DVD lebih besar dari pada kapasitas penyimpanan CD. Semua tipe CD di atas juga terdapat pada tipe data DVD. Untuk itu, silahkan lihat sendiri tipe-tipe CD di atas karena kurang lebih sifat-sifat tipe DVD hampir sama dengan sifat-sifat CD.

Perbedaan kapasitas antara CD dan DVD

-CD => umumnya kapasitas penyimpanannya mencapai 700 MB sehingga cocok digunakan untuk menyimpan dokumen dan file yang ukurannya relatif kecil.

-DVD => umumnya berkisar antara 4,7 GB ke atas sehingga cocok digunakan untuk menyimpan file dengan ukuran yang lebih besar. Salah satu tujuan utama yang digunakannya DVD adalah untuk dijadikan sebagai installer sistem operasi.

Penyebab Burning CD/DVD gagal menggunakan Nero

Penyebab utama gagalnya mem-burning cd/dvd dengan Aplikasi Nero adalah mencoba mem-burning cd/dvd type ROM dan CD/DVD type R. Mem-burning Disc type tersebut secara otomatis tidak akan bisa karena type disc-nya memang tidak bisa di-burning (except, CD-R/DVD-R yang masih blank (kosong tanpa terisi data sebelumnya seperti saat pertama kali dibeli bisa di-burning dengan catatan burning hanya satu kali).

Dari peringatan aplikasi Nero saat mencoba mem-burning CD/DVD, “Please Insert a ReWriteable Disc” dapat diketahui bahwa kepingan CD/DVD tersebut sudah tidak dapat diedit lagi (burning) karena Disc tersebut ber-type R atau ROM.

Cara menggunakan aplikasi nero untuk burning data dapat anda temukan di google. Satu-satunya hal penting yang harus anda perhatikan dalam melakukan burning adalah tipe Disc yang anda gunakan apakah CD atau DVD dan jenis atau tipe data apa yang akan anda burning apakah jenis data, picture atau video, img file (seperti .iso untuk file instalasi OS), dan lain sebagainya.

Solusi Memilih CD/DVD

1. Belilah CD-DVD type R jika ingin menyimpan file permanen dalam disc tersebut dengan catatan hanya dapat diedit sekali (burning sekali).

2. Belilah CD-DVD type RW jika ingin menyimpan file yang bersifat sementara karena data dalam disc tersebut dapat diedit (burning beberapa kali) sehingga data-data di dalam jenis CD-DVD ini jika digunakan untuk menyimpan file berupa data dapat dihapus dan diedit layaknya flashdisk.

3. Mem-burning CD/DVD type ROM yang didapat dari pembelian suatu produk perusahaan maka secara otomatis tidak akan berhasil.

4. Mem-burning CD/DVD type R yang telah terisi data sebelumnya atau dengan kata lain telah pernah di-burning maka secara otomatis tidak akan berhasil.

5. Kalau tidak percaya, silahkan coba sendiri dan jika anda berhasil silahkan bagi tutorialnya untuk di-update kembali. wkwkw…

6. PENGECUALIAN… Sebenarnya kita dapat melakukan burning pada CD-R dan DVD-R beberapa kali dengan syarat pada saat pertama kali melakukan burning dimana keadaan CD-R atau DVD-R masih kosong, kita memilih opsi settingan yang membuat CD-DVD tipe R tetap dapat diburning beberapa kali.

Dengan memilih opsi settingan yang tepat, CD-DVD jenis R dapat digunakan berulang kali sampai CD-DVD tersebut rusak secara fisik. Untuk lebih jelasnya, dapat anda temukan dalam tutorial cara memburning CD-R dan DVD-R yang dapat digunakan beberapa kali.

Solusi Membeli CD/DVD Blank

1. Belilah DVD-RW jika ingin menyimpan file yang cukup besar karena dapat di-burning beberapa kali. Type DVD terkadang tidak bisa dimainkan pada CD Drive terlebih yang keluaran lama.

2. Belilah CD-RW jika ingin menyimpan file yang sedikit lebih kecil (Kapasitas 700 MB) karena dapat diburning beberapa kali dan support dimainkan pada hampir semua Drive CD maupun Drive DVD.

3. Belilah CD-R atau CD-RW jika ingin menyimpan file secara permanen. CD atau DVD disesuaikan dengan kapasitas file yang akan disimpan.

Jika anda telah memahami sifat-sifat CD/DVD berdasarkan jenis-jenisnya dan cara menangani file diatas, anda sudah mengetahui penyebab dan alasan burning CD/DVD selalu gagal. Kemungkinan software Nero yang rusak (corrupt) sangat jarang terlebih jika instalasi aplikasi berjalan dengan baik.

Sebelum melakukan burning, buatlah salinan dari file atau data yang akan di-burning sebagai langkah antisipasi jika proses burning tidak berjalan sesuai rencana. Ini dari pengalaman saya sendiri ketika mencoba mem-burning file ISO ke dalam DVD-R dengan Nero application yang gagal sehingga file master windows7.ISO saya juga hilang entah kemana.

Demikianlah artikel tentang perbedaan-perbedaan istilah CD dan DVD serta tipe-tipenya dan penyebab utama gagalnya burning CD/DVD dengan Nero Aplication. Semoga Bermanfaat!

Pada artikel hari ini, kita akan membahas tentang perbedaan antara CD/DVD-ROM, CD/DVD-R, CD/DVD-RW, CD/DVD DRIVE, perbedaan antara CD dan DVD, dan juga penyebab gagalnya format atau burning CD/DVD terutama menggunakan Aplikasi Nero.adalah disk yang tidak bisa diburning (tidak dapat ditulisi). CD-ROM umumnya telah diisi data saat pertama kali diproduksi sehingga tidak bisa diedit, contohnya CD-ROM yang didapatkan dari pembelian sebuah produk dimana perusahaan tersebut menyertakan CD-ROM sebagai petunjuk penggunaan produk yang telah dibeli.termasuk ke dalam CD-ROM. CD-R dapat ditulisi dengan syarat masih blank (kosong) atau istilah kerennya “burning”. Data yang diburning ke dalam CD-R bersifat WORM (Write Once Read Many) yang artinya hanya dapat ditulisi ketika masih dalam keadaan kosong dan hanya berlaku satu kali.CD-R dapat dibeli di toko-toko penyedia alat-alat komputer atau jasa fotocopy dalam keadaan yang masih kosong (blank) dan dapat diburning sekali menggunakan software seperti Nero dan lain-lain. Karena CD-R hanya dapat ditulisi satu kali maka sebaiknya diisikan dengan data yang benar-benar dibutuhkan.adalah disc yang dapat diburning dan dapat ditulisi berulang kali. Jenis Compact Disc ReWriteable ini juga bisa dibeli di toko-toko dalam keadaan yang masih kosong sehingga dapat diisi dengan data yang dinginkan dan data tersebut bisa diedit kembali (burning ulang) selama kepingan tidak dalam keadaan rusak fisik.adalah alat atau media yang digunakan untuk memasukkan kepingan CD atau DVD dengan tujuan untuk membaca, mengedit (burning) atau memainkan data yang adalah dalam CD. Pada umumnya CD Drive tidak dapat digunakan untuk memutar DVD namun sebaliknya DVD Drive dapat memainkan CD.Software atau aplikasi perangkat lunak yang digunakan untuk memutar atau memainkan data dalam CD/DVD, contohnya pada laptop atau pc sistem operasi windows adalah GOM Player, VLC, dan sebagainya.6. DVD => (DVD (Digital Versalite Disc) merupakan disc yang juga digunakan untuk menyimpan data. Perbedaan utamanya antara DVD dan CD adalah kapasitas penyimpanannya, dimana kapasitas penyimpanan DVD lebih besar dari pada kapasitas penyimpanan CD. Semua tipe CD di atas juga terdapat pada tipe data DVD. Untuk itu, silahkan lihat sendiri tipe-tipe CD di atas karena kurang lebih sifat-sifat tipe DVD hampir sama dengan sifat-sifat CD.umumnya kapasitas penyimpanannya mencapai 700 MB sehingga cocok digunakan untuk menyimpan dokumen dan file yang ukurannya relatif kecil.umumnya berkisar antara 4,7 GB ke atas sehingga cocok digunakan untuk menyimpan file dengan ukuran yang lebih besar. Salah satu tujuan utama yang digunakannya DVD adalah untuk dijadikan sebagai installer sistem operasi.Penyebab utama gagalnya mem-burning cd/dvd dengan Aplikasi Nero adalah mencoba mem-burning cd/dvd type ROM dan CD/DVD type R. Mem-burning Disc type tersebut secara otomatis tidak akan bisa karena type disc-nya memang tidak bisa di-burning (except, CD-R/DVD-R yang masih blank (kosong tanpa terisi data sebelumnya seperti saat pertama kali dibeli bisa di-burning dengan catatan burning hanya satu kali).Dari peringatan aplikasi Nero saat mencoba mem-burning CD/DVD, “Please Insert a ReWriteable Disc” dapat diketahui bahwa kepingan CD/DVD tersebut sudah tidak dapat diedit lagi (burning) karena Disc tersebut ber-type R atau ROM.Cara menggunakan aplikasi nero untuk burning data dapat anda temukan di google. Satu-satunya hal penting yang harus anda perhatikan dalam melakukan burning adalah tipe Disc yang anda gunakan apakah CD atau DVD dan jenis atau tipe data apa yang akan anda burning apakah jenis data, picture atau video, img file (seperti .iso untuk file instalasi OS), dan lain sebagainya.1. Belilah CD-DVD type R jika ingin menyimpan file permanen dalam disc tersebut dengan catatan hanya dapat diedit sekali (burning sekali).2. Belilah CD-DVD type RW jika ingin menyimpan file yang bersifat sementara karena data dalam disc tersebut dapat diedit (burning beberapa kali) sehingga data-data di dalam jenis CD-DVD ini jika digunakan untuk menyimpan file berupa data dapat dihapus dan diedit layaknya flashdisk.3. Mem-burning CD/DVD type ROM yang didapat dari pembelian suatu produk perusahaan maka secara otomatis tidak akan berhasil.4. Mem-burning CD/DVD type R yang telah terisi data sebelumnya atau dengan kata lain telah pernah di-burning maka secara otomatis tidak akan berhasil.5. Kalau tidak percaya, silahkan coba sendiri dan jika anda berhasil silahkan bagi tutorialnya untuk di-update kembali. wkwkw…6. PENGECUALIAN… Sebenarnya kita dapat melakukan burning pada CD-R dan DVD-R beberapa kali dengan syarat pada saat pertama kali melakukan burning dimana keadaan CD-R atau DVD-R masih kosong, kita memilih opsi settingan yang membuat CD-DVD tipe R tetap dapat diburning beberapa kali.Dengan memilih opsi settingan yang tepat, CD-DVD jenis R dapat digunakan berulang kali sampai CD-DVD tersebut rusak secara fisik. Untuk lebih jelasnya, dapat anda temukan dalam tutorial cara memburning CD-R dan DVD-R yang dapat digunakan beberapa kali.1. Belilah DVD-RW jika ingin menyimpan file yang cukup besar karena dapat di-burning beberapa kali. Type DVD terkadang tidak bisa dimainkan pada CD Drive terlebih yang keluaran lama.2. Belilah CD-RW jika ingin menyimpan file yang sedikit lebih kecil (Kapasitas 700 MB) karena dapat diburning beberapa kali dan support dimainkan pada hampir semua Drive CD maupun Drive DVD.3. Belilah CD-R atau CD-RW jika ingin menyimpan file secara permanen. CD atau DVD disesuaikan dengan kapasitas file yang akan disimpan.Jika anda telah memahami sifat-sifat CD/DVD berdasarkan jenis-jenisnya dan cara menangani file diatas, anda sudah mengetahui penyebab dan alasan burning CD/DVD selalu gagal. Kemungkinan software Nero yang rusak (corrupt) sangat jarang terlebih jika instalasi aplikasi berjalan dengan baik.Sebelum melakukan burning, buatlah salinan dari file atau data yang akan di-burning sebagai langkah antisipasi jika proses burning tidak berjalan sesuai rencana. Ini dari pengalaman saya sendiri ketika mencoba mem-burning file ISO ke dalam DVD-R dengan Nero application yang gagal sehingga file master windows7.ISO saya juga hilang entah kemana.Demikianlah artikel tentang perbedaan-perbedaan istilah CD dan DVD serta tipe-tipenya dan penyebab utama gagalnya burning CD/DVD dengan Nero Aplication. Semoga Bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *