Mengapa satwa langka harus dilindungi dan dilestarikan

Upaya konservasi satwa langka di Indonesia – Indonesia memiliki satwa langka dan juga flora langka yang dilindungi. Sayangnya akibat kebakaran lahan, hutan dan kerusakan alam lainnya membuat fauna dan flora langka di Indonesia semakin berkurang. Contohnya saja kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di Riau membuat satwa langka  Beruang Madu terancam kepunahan. Selain itu kebakaran lahan di Kalimantan membuat beberapa orangutan mati terbakar. Berkurangnya satwa langka tidak hanya terjadi di daratan namun juga di lautan. Misalnya saja adalah kasus ikan pesut yang dilindungi menjadi mati akibat tertangkap oleh jaring nelayan, padahal populasi ikan pesut tersebut terus berkurang. Oleh sebab itulah penting untuk melakukan konservasi terhadap satwa-satwa langka yang ada di Indonesia agar tidak punah. Berikut ini adalah upaya konservasi satwa langka di Indonesia yang bisa dilakukan:

upaya konservasi satwa langka di Indonesia

Memberikan Edukasi dan Sosialisasi

Upaya konservasi satwa langka di Indonesia yang bisa dilakukan adalah memberikan edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat. Selama ini masyarakat tidak tahu jenis satwa apa saja yang dilindungi oleh pemerintah. Hal itu dikarenakan banyaknya jenis satwa yang dilindungi oleh pemerintah tersebut. Yang harus mendapatkan edukasi dan sosialisasi ini adalah masyarakat yang tinggal di pesisir laut dan juga yang ada di sekitar hutan untuk tidak membunuh atau memburu satwa langka yang dilindungi tersebut.

Mendukung Upaya Pelestarian Lingkungan

Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah masyarakat harus mendukung upaya yang dilakukan oleh pemerintah maupun lembaga lainnya yang sedang melakukan pelestarian lingkungan. Cara mendukungnya adalah dengan memberikan bantuan finansial maupun moril dalam setiap kampanye yang dilakukan.

Membuat Penangkaran

Cara melestarikan satwa langka yang ada di Indonesia selanjutnya adalah dengan membuat tempat untuk penangkaran. Penangkaran tersebut bisa membuat satwa langka bisa berkembang biak agar tidak punah. Perkembangan biakan ini bisa menjaga satwa tersebut agar tidak punah.

Membuat Papan Larangan

Cara untuk melindungi satwa langka yang bisa dilakukan adalah dengan membuat papan larangan berburu. Dalam papan larangan tersebut bisa disertai dengan ancaman pidana atau sanksi jika perburuan tetap dilakukan. Saat ini sudah banyak yang melakukan cara ini contohnya saja adalah masyarakat di sekitar lereng Muria Jepara sudah memasang papan larangan untuk tidak berburu satwa langka yang ada di lereng tersebut terutama burung.

Melaporkan Orang yang Berburu Satwa Langka

Untuk melindungi satwa langka yang ada di Indonesia adalah melaporkan orang yang berburu satwa langka tersebut ke pihak yang berwajib. Hal ini bertujuan untuk membuat efek jera terhadap orang yang melakukan perburuan tersebut dan memberikan peringatan terhadap masyarakat lain yang ingin melakukan perbuatan serupa.

Hindari Transaksi Binatang Langka

Ditemukan beberapa kasus di Indonesia dimana masyarakatnya memperjual belikan satwa langka yang dilindungi seperti Burung Cenderawasih, Macan Dahan, Owa, Beruang Madu dan masih banyak lagi lainnya. Satwa langka tersebut bahkan di ekspor ke luar negeri dengan harga yang bervariasi.

upaya konservasi satwa langka di Indonesia

Demikianlah beberapa upaya konservasi satwa langka di Indonesia yang bisa dilakukan, semoga informasi ini bermanfaat.

Mengapa Hewan Langka Harus Dilindungi? Ini Alasan dan Manfaatnya

Kamis, 13 Oktober 2022 | 13:00 WIB

Hewan langka harus dilindungi supaya tidak punah,

Bobo.id – Hewan langka adalah hewan yang jumlah seluruh populasinya tidak melebihi 10.000 ekor di dunia. 

Hewan langka dapat dikategorikan sebagai hewan terancam punah berdasarkan keputusan IUCN (International Union for Conservation of Nature).

Menurut IUCN, ada tujuh daftar merah untuk mengategorikan kepunahan hewan, yang meliputi:

– Berisiko rendah (least concern),

– Hampir terancam (near threatened),

– Rentan (vulnerable),

– Genting (endangered),

– Kritis atau terancam punah (critically endangered),

– Punah di alam liar (extinct in the Wild), hingga

– Punah (extinct).

Nah, hewan langka berisiko menjadi hewan terancam punah jika populasinya di alam tidak dilindungi. 

Baca Juga: Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 3, Dampak Tidak Melestarikan Hewan Langka

Selanjutnya, muncul pertanyaan mengapa hewan langka harus dilindungi? Ini alasan dan manfaat melindungi hewan langka. Yuk, simak!

Alasan Harus Melindungi Hewan Langka

1. Mencegah Kepunahan Hewan Langka

Hewan langka yang jumlahnya sedikit, sewaktu-waktu dapat terancam punah karena berbagai ulah manusia. 

Tahukah kamu, kebanyakan hewan dapat punah karena adanya perubahan iklim di alam? 

Perubahan iklim mengubah keadaan lingkungan dan habitat hewan-hewan langka. Sehingga, hewan menjadi sulit beradaptasi dengan baik. 

Oleh karena itu, mereka banyak yang mati dan punah karena tidak banyak melakukan perkembangbiakan. 

2. Menaanti Hukum yang Berlaku

Pelestarian hewan langka atau satwa liar sudah diatur dalam peraturan yang bersifat hukum. Adapun beberapa sumber hukum yang mengatur tentang perlindungan hewan langka. 

- Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya, melindungi hak-hak terhadap hewan langka dan alam. 

- Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P. 19 Tahun 2015 tentang Penangkaran Tumbuhan dan Satwa liar.

- Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa melindungi kelestarian tumbuhan dan satwa. 

Dengan adanya hukum tersebut, masyarakat Indonesia menjadi sadar bahwa melindungi dan melestarikan hewan langka adalah salah satu kewajiban warga negara. 

Artinya, ikut dalam upaya perlindungan hewan langka sama dengan menaati hukum yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga: Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 3, Contoh Kewajiban Warga Negara dalam Melestarikan Hewan Langka

3. Menjaga Keseimbangan Ekosistem

Keseimbangan ekosistem dapat terwujud jika proses interaksi antara hewan, tumbuhan, dan habitatnya, berjalan dengan lancar. 

Keseimbangan ekosistem dapat terjadi ketika jumlah produsen lebih banyak daripada konsumen. 

Seperti yang kita tahu, sebagian hewan (khususnya herbivora) membutuhkan tumbuhan untuk makan dan bertahan hidup. 

Sementara, terjadi juga hubungan saling membutuhkan antara hewan satu dengan hewan lainnya. 

Jika salah satu dari komponen ekosistem ini rusak, maka akan berdampak untuk komponen ekosistem yang lain. 

4. Melestarikan Keanekaragaman Hayati dan Lingkungan

Keanekaragaman hayati yaitu keanekaragaman makhluk hidup (manusia, hewan, tumbuhan, serangga, burung dan mikro organisme) dengan adanya variasi dari spesies dan ekosistem. 

Di alam liar dan juga Indonesia, ada banyak jenis hewan yang dibutuhkan alam untuk keseimbangan ekosistem.

Jika salah satu jenis hewan mengalami kelangkaan, maka ragam jenisnya bisa berkurang. 

Nah, sebagai manusia yang mempunyai akal budi, kita perlu melestarikan hewan langka agar keanekaragaman hayati tetap terjaga. 

Ketika kita ingin melakukan upaya melestarikan lingkungan, maka di dalamnya mencakup pelestarian hewan dan tumbuhan. 

Beberapa hewan juga dikenal bermanfaat dalam keikutsertaan melestarikan lingkungan alam sekitarnya. 

Baca Juga: Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 3, Bagaimana Cara Melestarikan Hewan Langka?

Selama lebih dari 20 tahun penelitian, hiu mendukung ekosistem di sekitarnya tidak hanya dengan menjadi pemangsa, namun juga regulator. 

Sebab, hiu dapat memperlambat arus air di lautan dan menjaga air laut tetap jernih. Dengan begitu, banyak spesies dapat mencari makanan dan hidup dengan tenang. 

Contoh yang lain, hiu macan yang suka menakut-nakuti duyung dan penyu, hingga spesies tersebut berpindah ke padang lamun beriklim tropis. 

Padang lamun beriklim sedang yang menjadi makanan duyung dan penyu tersebut dapat menyerap karbon dioksida di laut. 

Jika duyung dan penyu tidak memakan rumput laut dari iklim sedang, maka lautan akan tetap bersih dan jernih. 

Namun, di beberapa daerah yang sudah tidak banyak dihuni hiu, seperti Karibia dan Indonesia, hewan reptil mulai memakan lamun atau rumput laut secara berlebihan. 

Akibatnya, banyak karbon dioksida yang tidak dapat diserap oleh rumput laut, sehingga dampak perubahan iklim dan pemanasan global tidak berkurang.

Dengan menjaga kelestarian hiu di lautan, terutama spesies-spesies hiu langka, maka kita dapat membantu upaya pelestarian lautan dan Bumi. 

Kuis!

Apa saja sumber hukum yang mengatur tentang perlindungan hewan langka?

Petunjuk: Cek halaman 2!

Tonton video ini, yuk!

—-

Ayo, kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.

Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan

Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

PROMOTED CONTENT

Video Pilihan

Jawaban:

Hewan langka perlu dilestarikan karena hewan langka atau istilah yang lebih tepat adalah hewan yang terancam punah merupakan bagian dari ekosistem yang salah satu fungsinya adalah keseimbangan dalam kehidupannya. Keseimbangan ekosistem ini perlu dijaga agar salah satu komponennya tidak membahayakan komponen lain. Misalkan saja jika predator yang terlalu berlebih dan tidak ada komponen produsen maka yang akan terjadi adalah kelaparan karena rantai makanan tidak berjalan dengan baik.

manfaatnya bagi kehidupan rakyat indonesia adalah ekosistem tanah air kita di alam akan terjaga dengan baik. Salah satu hal yang dikhawatirkan adalah ketika adanya hewan di alam yang menyerang perkampungan karena tidak adanya makanan di hutan. Ini sangat membahayakan kehidupan manusia.

Good Luck

Semoga Benar Dan Membantu Kita Semua

Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 3, Mengapa Kita Perlu Melestarikan Hewan Langka?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:00 WIB

Bobo.id – Hewan langka adalah spesies hewan-hewan yang sudah sulit ditemukan di alam sekitar kita. 

Hewan-hewan langka jumlahnya sedikit di alam, sehingga harus dilestarikan agar tidak punah. 

Padahal, Indonesia memiliki kekayaan flora dan fauna yang beragam.

Namun, karena ulah perburuan liar dan perubahan iklim, flora dan fauna bisa mengalami kepunahan.

Cara melestarikan hewan langka adalah dengan mengirim hewan tersebut ke penangkaran seperti taman nasional, suaka marga satwa, dan cagar alam. 

Baca Juga: Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 3, Bagaimana Cara Menulis Laporan Hasil Wawancara?

Hewan langka yang dirawat di sana akan mendapatkan kebutuhan pangan dan kesehatan yang mungkin sulit ditemukan di hutan liar. 

Teman-teman, pada pelajaran kelas 4 SD Tema 3, kamu akan belajar mengenai hewan langka.

Terdapat salah satu pertanyaan yang berbunyi, mengapa kita perlu melestarikan hewan langka?

Yuk, cari jawaban pertanyaan tersebut dari penjelasan berikut ini!

 

Mencegah Kepunahan Hewan Langka

Hewan langka yang jumlahnya sedikit, sewaktu-waktu dapat terancam punah karena berbagai ulah manusia. 

Tahukah kamu, kebanyakan hewan dapat punah karena adanya perubahan iklim di alam? 

Perubahan iklim mengubah keadaan lingkungan dan habitat hewan-hewan langka. Sehingga, hewan menjadi sulit beradaptasi dengan baik. 

Oleh karena itu, mereka banyak yang mati dan punah karena tidak banyak melakukan perkembangbiakan. 

Baca Juga: Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 3, Bagaimana Ciri Khusus dan Habitat Bunglon?

Namun, beberapa hal juga berpotensi membuat hewan langka menjadi punah, lo. 

Misalnya, perburuan atau memelihara hewan-hewan langka untuk pribadi. Hewan langka lebih baik hidup di alam liar. 

Upaya Pelestarian Hewan Langka

Dilansir dari National Geographic Indonesia, kita sebagai masyarakat dapat melakukan aksi-aksi sederhana sebagai wujud mengupayakan pelestarian satwa liar. 

Misalnya dengan mengunjungi tempat pelestarian satwa liar dan hewan langka. Sambil bertamasya, kita juga bisa turut menyumbang uang melalui tiket masuk. 

Uang tersebut nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan perawatan hewan-hewan di sana. 

Selain itu, kita juga dapat melaporkan terjadinya kejahatan terhadap alam dan hewan-hewan liar. 

Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya, melindungi hak-hak terhadap hewan langka dan alam. 

Ini bisa digunakan sebagai hukum yang menjerat kejahatan terhadap alam dan hewan-hewan liar. 

Jika kamu pernah melihat aksi kejahatan yang berhubungan dengan penebangan liar, perdagangan hewan dilindungi, dan kejahatan terhadap satwa liar lainnya, kamu dapat melaporkan ke berbagai pihak. 

Baca Juga: Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 3, Bagaimana Ciri Khusus dan Karakteristik Kelelawar?

Pihak-pihak tersebut antara lain, organisasi perlindungan satwa liar, atau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat.

Jangan lupa juga untuk menyebarkan informasi mengenai konservasi satwa liar kepada teman-teman, keluarga dan masyarakat sekitar. 

Nah, itulah alasan mengapa kita harus melestarikan hewan langka, teman-teman. 

Tonton video ini juga, yuk!

 

—-

Ayo, kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.

 

Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan

Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

PROMOTED CONTENT

Video Pilihan

Source : National Geographic Indonesia Penulis : Grace Eirin Editor : Iveta Rahmalia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *