Cara memperbaiki lan card onboard yang rusak

Tanda Lan Card Onboard Rusak

Lan Card Onboard

 

 untuk mengetahui lan card onboard  yang rusak ada beberapa cara diantaranya :

1.lan card tidak dapat terdeteksi di device manager meskipun statusnya masih enable di bios

2. lan card terdeteksi tetapi tidak dapat conect kejaringan. dengan catatan kabel Utp dalam kondisi normal

3. pada lampu lan card jika ditancapkan dengan RJ45 hidup berarti dalamkondisi yang baik, jika lampu mati kemungkinan besar lan card kondisi rusak. 

4. Pilih Start -Connect To – Show All Connection – network conection

Lihat di Local Area Connection, kalau tiba2 menghilang connectionnya berarti LAN CARD kondisi rusak dan bermasalah.

5. begitu mainboard ( motherboard ) rusak otomatis VGA, Processor, dan lainnya tidak berjalan. kemungkinan komputer sulit untuk menyala.

Share this:

Menyukai ini:

Suka

Memuat…

Langkah 2: Kabel Internal

Langkah berikutnya memeriksa bagian dalam build untuk memastikan bahwa tidak ada kabel yang longgar atau mengalami gangguan. Perlu diingat bahwa garansi mungkin dibatalkan jika Anda membuka PC sistem prabuat, maka sebaiknya hubungi pembuat sistem terlebih dahulu sebelum Anda melanjutkan.

Mulai dengan mencabut kabel yang mangalirkan catu daya PC ke stopkontak listrik sebelum melakukan apa pun di komputer Anda. Pastikan juga bahwa semua periferal eksternal, seperti keyboard, mouse, atau hard drive eksternal, sekaligus kabel monitor yang terpasang ke komputer Anda sudah dicabut. Kadang perangkat USB atau kabel koneksi layar dapat menyebabkan masalah daya, dan jika PC dapat melakukan boot tanpa kabel, pasang kabel satu per satu dan coba hingga Anda menemukan periferal yang bermasalah, lalu coba dan boot tanpa kabel, atau coba dengan kabel pengganti.

Jika tetap tidak berfungsi, cabut kabel komputer dari stopkontak dinding, dan buka casing untuk mengakses komponen internal. Proses berbeda-beda tergantung pada casing Anda, maka ikutilah semua dokumentasi dan panduan yang sesuai untuk mengakses bagian dalam PC.

Setelah membuka casing, periksa semua sambungan dari catu daya ke komponen dalam PC, dan jika ada kabel yang longgar, kencangkan, lalu pasang kembali. Jika memiliki PSU modular (catu daya dengan kabel pilihan Anda), periksa kembali apakah kabel juga telah terpasang dengan benar pada sisi PSU. Setelah memastikan bahwa tidak ada kabel yang longgar di semua sisi, coba apakah PC kini dapat menyala.

Jika tetap tidak menyala, cabut semua kabel daya yang tersambung ke komponen. Cabut 24 pin dan kabel daya CPU yang tersambung ke motherboard, kabel daya tambahan yang tersambung ke perangkat PCIe seperti GPU dan SATA, serta konektor daya Molex yang tersambung ke perangkat penyimpanan dan aksesori lainnya.

Untuk mempelajari koneksi catu daya lebih lanjut, baca panduan tentang power supply.

Setelah Anda mencabut semua kabel dari PSU, ulangi pemasangan kabel daya motherboard dan CPU, sambungkan PC, dan lihat apakah sistem dapat menyala dengan indikator berupa kipas yang berputar dan lampu perangkat keras yang menyala.

Jika berhasil, bagus! Kemudian Anda sebaiknya mematikan sistem dan mulai menyambungkan kembali kabel daya ke setiap perangkat keras, lalu coba hingga Anda menemukan perangkat keras yang menyebabkan masalah tersebut. Sekali lagi, jika Anda memerlukan panduan mengenai perangkat keras yang memerlukan koneksi catu daya atau memiliki pertanyaan lainnya, panduan tentang perakitan PC.

Sambil melihat bagian dalam casing, waspadai hal yang dapat menyebabkan arus pendek listrik. Contoh umum dari masalah ini adalah motherboard yang langsung disekrup ke casing tanpa menggunakan standoff yang dibutuhkan, atau konektor Molex* dengan pin keliru yang bersentuhan dengan chassis. Hal ini jarang terjadi pada PC prabuat, tetapi tidak ada ruginya untuk tetap waspada karena kesalahan tersebut tidak selalu terlihat jelas.

Setelah mencoba semua langkah di atas dan LED status komponen tetap tidak menyala, mungkin kesalahan terdapat pada PSU Anda.

Jika memiliki catu daya cadangan yang masih berfungsi, sambungkan kabel CPU dan kabel motherboard 24 Pin dari PSU baru Anda untuk melihat apakah PSU dapat mengalirkan daya ke motherboard. Jika berhasil, maka kemungkinan besar PSU Anda bermasalah, dan Anda dapat menghubungi produsen unit yang rusak untuk langkah tindak lanjutnya.

vga cardVGA atau yang merupakan kependekan dari Video Graphics Adapter merupakan salah satu komponen dari komputer, yang sifatnya “penting gak penting”. Ada beberapa komputer yang menyematkan VGA onboard pada sistemnya, dan ada pula komputer yang menyematkan VGA terpisah pada sistemnya.

Maka dari itu penggunaan VGA Card pada komputer ataupun laptop tidaklah menjadi suatu hal yang mutlak dan juga wajib ada, karena ada beberapa user yang bisa menggunakan fitur dari suatu komputter tanpa memerlukan VGA Card yang berkapasitas tinggi.

Tidak seperti RAM dan juga komponen lainnya yang memiliki peran vital dan juga penting di dalam proses pemrosesan informasi di dalam suatu sistem komputer. Penggunaan VGA lebih banyak mengarah kepada keperluan yang berhubungan dengan grafis, seperti desain 3D, gaming, dan juga keperluan lainnya yang berhubungan dengan desain dan juga 3D.

Sejarah VGA Card

VGA Card bagi komputer termasuk ke dalam suatu teknologi yang cenderung baru, karena apabila dilihat dari waktu diciptakannya komputer, hingga dipasarkannya VGA Card secara komersil, terpaut kurang lebih 30 tahun. Komputer atau super komputer sudah mulai dikembangkan sekitar era 40 – 50, sedangkan VGA Card mulai dijual secara komersil pada era 80an, tepatnya pada tahun 1987 oleh perusahaan teknologi raksasa, IBM (International Bussiness Machine).

Pengembangan dari VGA Card mulai berkembang pesat, terutama ketika mulai booming kebutuhan 3D dan juga kebutuhan grafik dari user dan juga pengguna komputer, yang akhirnya muncul banyak sekali generasi dari VGA Card hingga saat ini. Berikut ini adalah beberapa tipe VGA Card yang pernah dibuat dan dipasarkan:

  • S3 ViRGE
  • ATI RAGE 3D
  • NVIDIA NV3
  • NVIDIA NV4
  • NVIDIA GEFORCE Series
  • ATI RADEON Series

Beberapa jenis VGA Card di atas merupakan beberapa VGA yang populer di kalangan pecinta dunia grafis dan juga 3D, yang saat ini masih berkembang dan meluncurkan banyak produk-produk VGA Card yang baru dan semakin berteknologi canggih.

Fungsi dari VGA Card

Fungsi utama dari penggunaan VGA Card pada monitor adalah untuk membantu mengubah sinyal digital yang dihasilkan oleh suatu komputer menjadi suatu tampilan layar grafik pada monitor. Karena itu, pada beberapa jenis komputer yang tidak memiliki VGA Card, ataupun memiliki VGA Card dengan kualitas seadanya, maka tampilan layar menjadi kurang baik dan tidak menarik.

Selain berfungsi untuk mentransmisikan sinyal digital, bagi yang memiliki komputer dengan VGA Card yang memiliki kapasitas besar, akan berfungsi lebih baik lagi, seperti:

  1. Membantu membuat desian grafis dan juga 3D design.
  2. Grafik dalam bermain game menjadi lebih baik.
  3. Tampilan layar menjadi lebih jernih dan tajam.
  4. Dapat mengkoneksikan laptop atau PC ke layar TV dengan menggunakan HDMI sehingga menghasilkan kalitas gambar yang baik.
  5. Cocok bagi user yang senang menonton film dengan detail yang sempurna.

Itulah beberapa fungsi dan juga manfaat dari VGA card, terutama bagi apara usernya.

Jenis – Jenis VGA Card

VGA Card dalam pengaplikasiannya pada suatu komputer, memiliki dua jenis. Berikut ini adalah 2 jenis VGA Card:

  1. VGA On Board

onboard-vgaVGA on board merupakan salah satu jenis VGA yang biasa kita temukan pada komputer ataupun laptp dengan spek standar, yang tidak diperuntukkan untuk penggunaan gaming ataupun desain grafis. Sesuai dengan namanya, VGA on board merupakan jenis VGA yang sudah menyatu dengan motherboard dari suatu komputer atau laptop. Hal ini menyebabkan VGA on board tidak dapat di upgrade menjadi lebih tinggi kualitasnya.

VGA onboard sendiri juga lebih banyak digunakan pada fitur standar dari suatu software, sehingga kebanyakan laptop ataupun komputer yang memiliki VGA on board tidak terlalu unggul dalam hal grafisnya. Apabila user menginginkan komputer atau laptop dengan fitur standar saja, maka laptop dengan VGA on board ini dapat menjadi pilihan.

  1. VGA Card

VGA berikutnya adalah jenbis VGA Card. VGA Card merupakan jenis kartu VGA yang bisa dipasang pada suatu komputer. Merupakan jenis VGA yang terpisah, alias bukan merupakan jenis VGA on board. VGA ini merupakan salah satu pilihan yang sangat baik bagi user yang sangat menginginan tampilan grafis yang sempurna, karena banyak tersedia di pasaran degnan kualitas yang baik.

Bagi user yang senang dengan tampilan grafis, bermain game dan juga melakukan desain, maka komputer dengan VGA Card atau VGA non-board merupakan salah satu pilihan yang sangat tepat.

Tips Memilih VGA Card yang tepat

Bagi user yang ingin mendapatkan suatu sistem komputer dengan kecepatan yang tinggi, serta grafik yang ciamik, maka user juga harus memperhatikan pemilihan VGA Card untuk sistem. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa anda perhatikan untuk memilih VGA Card untuk komputer:

  • Sesuaikan VGA Card dengan slot atau socket pada motherboard yang dimiliki.
  • Cek juga kesesuaian antara beban maksimal listrik rumah, karena semakin besar spek komputer, maka daya yang dibutuhkan akan semakin tinggi.
  • Sesuaikan VGA Card dengan power supply yang anda gunakan untuk komputer.
  • Memiliki kecepatan core memory yang tinggi.
  • Memiliki GDR Memory minimal DDR 3.

Itulah beberapa fungsi penting dari VGA Card, sejarah penggunaan VGA Card, penggunaan VGA pada komputer, serta beberapa tips singkat untuk memilih VGA Card yang tepat untuk kebutuhan sistem komputer. Semoga artikel mengenai fungsi VGA Card ini dapat menambah wawasan anda, dan juga dapat bermanfaat bagi anda semua. Terima Kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *