Cara memperbaiki baterai laptop yang bocor

Karena mobilitas kerja yang sangat tinggi, beberapa profesi memang mengharuskan kita pergi ke mana-mana membawa laptop. Jika laptop kamu masih baru, tentunya daya tahan baterai laptop kamu bisa diandalkan dan bertahan lama. Namun, buat kamu pengguna laptop yang sudah cukup lama pasti merasakan performa baterai laptop yang semakin menurun. Benar nggak?

Penyebab baterai laptop rusak memang sangat beragam, mungkin kita sebagai pengguna laptop kurang mengetahui cara merawat baterai laptop yang baik dan benar. Lalu, bagaimana cara mengatasi baterai laptop yang bocor dan bagaimana cara memperbaiki baterai laptop yang cepat habis? Simak ulasan tuntasnya berikut ini ya.

BACA JUGA

  • 10 Cara Agar Laptop Tidak Cepat Rusak

  • Tidak Butuh Laptop, Kamu Bisa Jadi Programmer Andal Hanya Dengan Smartphone

  • Inilah Browser yang Bisa Menghemat Baterai Laptop Kamu Hingga 50%

Cara JITU Mengatasi Baterai Laptop yang Cepat Habis

1. Penyebab Baterai Laptop Cepat Bocor

Baterai Laptop Cepat Bocor

Baterai laptop rusak atau baterai laptop cepat habis, tentunya sangat mengganggu produktivitas kerja kamu dan harga baterai laptop original pun begitu tinggi. Sebelum Jaka membahas cara mengatasi baterai laptop bocor, kita ulas dulu apa penyebab baterai cepat bocor sebagai langkah perawatan.

  • Penggunaan laptop yang berlebihan: Laptop sebenarnya diciptakan untuk pekerjaan yang ringan dan tidak digunakan untuk bekerja seharian. Bukan untuk kegiatan seperti bermain game berat dan

    : Laptop sebenarnya diciptakan untuk pekerjaan yang ringan dan tidak digunakan untuk bekerja seharian. Bukan untuk kegiatan seperti bermain game berat dan aplikasi dengan grafis tinggi, kecuali laptop gaming.

  • Menggunakan laptop saat di-charger: Itu juga berisiko baterai laptop akan cepat rusak, jadi jangan terlalu sering. Charger terlalu lama juga harus dihindari.

  • Membiarkan laptop mati dalam keadaan baterai kosong: Ini juga sangat berpotensi membuat baterai laptop cepat rusak.

  • Peletakan laptop yang salah: Laptop mengeluarkan hawa panas dan kebanyakan para pengguna laptop kurang mengerti bahwa meletakkan laptop di atas bahan yang empuk seperti di bantal atau kasur dapat menyebabkan aliran hawa panas terganggu.

2. Mengatasi Baterai Laptop Bocor

Kalibrasi Baterai Laptop

Itulah penyebab baterai laptop cepat bocor, selanjutnya kita bahas cara memperbaiki baterai laptop yang rusak atau cepat habis yakni dengan cara kalibrasi baterai laptop. Tenang saja, metode ini sangat sederhana dan tidak memerlukan alat apa pun. Kamu hanya perlu mengikuti panduan langkah demi langkah yang Jaka bahas di bawah ini.

Isi Penuh Baterai Laptop

Isi Penuh Baterai Laptop

Cara mengatasi baterai laptop yang bocor pertama adalah charger baterai laptop kamu hingga penuh 100%. Kalau baru sebentar sudah penuh, maka untuk memastikan bahwa baterai laptop kamu benar-benar penuh kita tunggu lagi selama 2 jam.

Mengatur Daya

Mengatur DayaTurn off the display di baterai Never dan Put the computer to sleep menjadi Never. Oh ya, kamu juga menemui pengaturan power melalui control panel.

Menyiapkan Hibernate & Low Battery Option

Menyiapkan Hibernate Low Battery Option

Cara memperbaiki baterai laptop yang cepat habis berikutnya, kamu harus mengatur opsi daya di laptop Windows kamu. Caranya klik tanda baterai dan aktifkan ke modus balance, kemudian aturdi bateraidanmenjadi. Oh ya, kamu juga menemui pengaturan power melalui control panel.

Cara memperbaiki baterai laptop yang rusak selanjutnya adalah konfigurasi pilihan Hibernate melalui Power Options -> Change Plan Settings -> Advance Settings -> Battery -> Set it to hibernate. Lalu, atur Low battery level 5%.

Biarkan Sampai Baterai Laptop Habis

Biarkan Sampai Baterai Laptop Habis

Let Your Battery Discharge

Biarkan laptop menyala hingga baterai terpakai habis dan laptop mati dengan sendirinya. Setelah itu tancapkan lagi charger dan nyalakan laptop. Isi baterai hingga penuh lagi 100%. Selama proses kalibrasi pastikan kamu tidak menggunakan komputer sama sekali. Sekarang proses kalibrasi baterai telah selesai dan kamu bisa mengembalikan lagi Power Plan ke pilihan yang semula.

Proses kalibrasi ini memerlukan siklus menghabiskan baterai dari penuh sampai habis dan mengisinya lagi hingga penuh, sehingga butuh waktu beberapa jam untuk menyelesaikannya. Setelah proses kalibrasi, indikator baterai laptop kamu akan menunjukkan kapasitas power baterai yang lebih akurat.

3. Install Smarter Battery

Install Smarter Battery

Cara memperbaiki baterai laptop yang cepat habis tidak bisa membuat baterai yang memang sudah usang atau rusak karena faktor umur kembali menjadi bagus lagi. Baterai laptop cepat habis lebih disebabkan oleh masalah perangkat lunak.

Setelah kamu melakukan kalibrasi, selanjutnya kamu bisa install software Smarter Battery. Ini adalah utilitas pemantauan baterai untuk komputer portabel yang dimaksudkan untuk memberikan semua data baterai kepada kamu. Smarter Battery juga bisa kamu gunakan untuk membantu memperpanjang hidup dan menghemat baterai. Smarter Battery memberikan gambaran yang sangat lengkap tentang kehidupan baterai laptop kamu. Agar data ini akurat, utilitas ini harus terus berjalan sepanjang waktu di laptop kamu.

Itulah cara mengatasi baterai laptop bocor akibat perangkat lunak. Efek dari kalibrasi ini berbeda setiap laptop, tapi rata-rata dapat meningkatkan kemampuan baterai kamu hingga 30-40%. Bagaimana pendapat kamu?

ARTIKEL

TERKAIT

Cabut Baterai Banner

Haruskah Saya Mencabut Baterai Dari Laptop Agar Lebih Awet?

Haruskah Cabut Charger Banner

Haruskah Saya Mencabut Charger HP Ketika Tidak Digunakan?

Penanganan Baterai Non Removable Banner

5 Tips Merawat Baterai Laptop Non-Removable Biar Lebih Awet

Bolehkah Nge Charge Smartphone Dengan Charger Smartphone Lain Banner 1

Bolehkah Nge-Charge Smartphone dengan Charger Smartphone Lain?

Mitos Baterai

8 Mitos Baterai HP Android yang Kamu Percaya Padahal Salah (Part 1)

APPS TERKAIT

Battery Calibration

Battery Calibration

1.2

Apps

NéMa

Avast Battery Saver Icon Icon

Avast Battery Saver

1.0.861

Apps

Avast Software

Greenify Icon

Greenify

Apps

Oasis Feng

Baterrybooster Icon

Battery Booster Lite

7.2.3.9

Apps

Jika Anda mengalami bahwa baterai tidak dapat memberi daya pada laptop, mengisi daya, atau masalah yang terisi penuh, lihat artikel ini dan ikuti langkah-langkah pemecahan masalah.

Untuk memberikan instruksi lebih rinci, Anda juga dapat mengklik link video ASUS Youtube di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang Cara memperbaiki baterai tidak dapat memberikan daya/diisi, atau terisi penuh

 

Daftar Isi:

Baterai tidak dapat menyediakan daya / diisi

 Baterai tidak dapat diisi penuh

 

Baterai tidak dapat menyediakan daya/diisi

Pertama, periksa sambungan dan tampilan baterai / adaptor AC

1. Silakan gunakan adaptor original ASUS untuk laptop Anda untuk menghindari masalah kompatibilitas. Jangan gunakan adaptor yang sama pada model yang berbeda karena spesifikasi adaptor mungkin berbeda.

2. Periksa apakah konektor adaptor AC kendor (ditandai pada gambar di bawah ini: Steker kabel daya / steker samping stopkontak B / soket AC sisi C-NB), atau Anda dapat mencoba menghubungkan ke outlet yang berbeda.

3. Harap periksa apakah adaptor atau kabel rusak. Jika ada kerusakan silahkan hubungi service center ASUS untuk informasi lebih lanjut.

4. Setelah memeriksa gejala di atas, coba sambungkan kembali steker kabel power / steker sisi stopkontak / jack AC sisi NB.

5. Jika baterai laptop Anda adalah paket yang dapat dilepas, coba pasang kembali.

6. Dengan asumsi komputer / baterai tidak dapat diisi karena waktu penyimpanan yang lama tanpa penggunaan, kami sarankan Anda mengisi baterai semalaman dengan arus yang lebih rendah, yang mungkin dapat membantu untuk menyelesaikan masalah.

7. Jika masalah tetap ada setelah memeriksa item di atas, lanjutkan ke langkah pemecahan masalah berikutnya.

Kembali ke Daftar Isi 

 

EC reset

1. Harap lepaskan semua periferal eksternal, seperti hard drive eksternal, printer, kartu memori, ODD eksternal (jika komputer Anda dengan ODD internal, harap lepaskan CD / DVD), dongle, dll.

2. Matikan komputer.

3. Lepaskan adaptor AC.                                                                                                                                      Catatan: Harap jangan lepaskan adaptor AC untuk laptop ASUS model TP420IA dan UX425IA. (Model ini perlu mencolokkan adaptor AC untuk melakukan proses Hard reset.)

4. Lepaskan baterai (jika itu adalah baterai yang dapat dilepas).

5. Tekan dan tahan Tombol Daya selama 40 detik untuk melakukan reset EC.

6. Re-install adaptor AC dan baterai, kemudian hidupkan komputer dan periksa apakah masalah telah teratasi atau belum. Jika masalah terus berlanjut, lanjutkan ke langkah pemecahan masalah berikutnya.

Kembali ke Daftar Isi

 

Update dan konfirmasi BIOS / paket Windows / driver dengan versi terbaru di laptop Anda

Update software biasanya membantu stabilitas dan pengoptimalan sistem, jadi sebaiknya Anda memeriksa dan sering memperbarui ke versi terbaru di laptop Anda. Di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang:

Cara update versi BIOS di Windows system

Cara menggunakan EZ Flash untuk update versi BIOS Notebook

Untuk menjalankan update Windows dan update driver, di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut

Cara menjalankan update Windows .

Cara update drivers melalui customer support di MyASUS

Jika masalah tetap ada setelah update BIOS dan Windows keduanya diperbarui hingga saat ini, lanjutkan ke langkah pemecahan masalah berikutnya.

Kembali ke Daftar Isi

 

Reset BIOS setting

Harap biarkan komputer Anda memasuki konfigurasi BIOS terlebih dahulu, di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut Cara masuk ke konfigurasi BIOS .

● Cara reset pengaturan BIOS dalam mode UEFI

Dalam mode UEFI, Anda dapat menentukan dan memilih item melalui Arrow Keys dan Enter pada keyboard, Touchpad atau Mouse.

 Catatan: Jika layar BIOS Utility Anda tidak seperti di bawah ini, silakan merujuk ke Cara reset pengaturan BIOS di Legacy mode.

1. Tekan Hotkey[F9], atau gunakan kursor untuk mengklik [Default] yang ditampilkan layar①.

2. Konfirmasikan apakah akan memuat default BIOS yang dioptimalkan, pilih Ok dan tekan [Enter], atau gunakan kursor untuk mengklik [Ok] yang ditampilkan layar②.

3. Tekan Hotkey[F10], atau gunakan kursor untuk mengklik [Save & Exit] yang ditampilkan layar③.

4. Konfirmasikan apakah akan menyimpan dan keluar dari konfigurasi BIOS, pilih Ok dan tekan [Enter], atau gunakan kursor untuk mengklik [Ok] yang ditampilkan layar④.

5. Saat reset pengaturan BIOS selesai, komputer akan restart dan masuk ke Windows. Harap periksa kembali masalahnya. Jika masalah terus berlanjut, lanjutkan ke langkah pemecahan masalah berikutnya.

 

● Reset pengaturan BIOS di Legacy mode

1. Tekan Hotkey[F9].

2. Konfirmasikan apakah akan memuat default BIOS yang dioptimalkan, pilih Yes dan tekan [Enter]②.

3. Tekan Hotkey[F10]③.

4. Konfirmasikan apakah akan menyimpan dan keluar dari konfigurasi BIOS, pilih Yes dan tekan [Enter]④.

5. Saat reset pengaturan BIOS selesai, komputer akan restart dan masuk ke Windows. Harap periksa kembali masalahnya. Jika masalah terus berlanjut, lanjutkan ke langkah pemecahan masalah berikutnya.

 Kembali ke Daftar Isi

 

Jalankan Battery Diagnosis melalui MyASUS

1. Ketik dan cari [MyASUS] di bilah pencarian Windows①, lalu klik [Open]②.

Jika tidak ada hasil yang dicari itu berarti komputer Anda mungkin tidak menginstalnya, dan silakan merujuk ke Cara install MyASUS.

2. Di MyASUS, pilih [Customer Support]③.

3. Di [System Diagnosis]④, pilih [Battery problems]⑤. Di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang MyASUS System Diagnosis – Pengenalan .
Note: If there is no System Diagnosis tab in MyASUS that means your computer does not support this function, please ignore this step and go to the next. Here you can learn more about Mengapa saya hanya bisa melihat fitur  “Customer Support” di aplikasi MyASUS.

4. Harap pasangkan adaptor AC, lalu klik [Checkup]⑤.

5. Jika terjadi error, coba saran pemecahan masalah dan kemungkinan pendekatan untuk menyelesaikan masalah di MyASUS. Jika masalah terus berlanjut, lanjutkan ke langkah pemecahan masalah berikutnya.

 Kembali ke Daftar Isi

 

Instal ulang driver baterai/Adaptor AC melalui Device Manager 

1. Ketik dan cari [Device Manager] di bilah pencarian Windows①, lalu klik [Open]②. (Ilustrasi pencarian sisi kiri di bawah ini ada di Windows 11, dan sisi kanannya adalah Windows 10.)

2. Uninstall driver baterai. Periksa panah di sebelah [Batteries]③,lalu klik kanan [Microsoft ACPI-Compliant Control Method Battery]④ dan pilih [Uninstall device]⑤.

3. Pilih [Uninstall]⑥.

4. Di kategori Baterai, klik kanan [Microsoft AC Adapter]⑦ dan pilih [Uninstall device]⑧.

5. Pilih [Uninstall]⑨.

6. Setelah Microsoft ACPI-Compliant Control Method Battery dan Microsoft AC Adapter kedua driver telah dihapus instalasinya, silakan restart komputer, dan driver akan secara otomatis diinstal ulang, kemudian periksa kembali masalahnya.

 

Jika masalah Anda tidak teratasi dengan solusi dan informasi di atas, silakan hubungi ASUS customer service center untuk informasi lebih lanjut.

Kembali ke Daftar Isi

 

 

Baterai tidak dapat diisi penuh

1. Jika Anda mengalami masalah yaitu Baterai tidak akan diisi saat level daya di atas 95% dengan adaptor AC tersambung.

Ini adalah kondisi normal untuk perlindungan baterai, bukan masalah baik baterai itu sendiri maupun fungsi pengisian daya.

Saat baterai terisi hingga 100%, baterai akan berhenti diisi. Saat ini, baterai akan mengosongkan diri dengan sangat lambat karena karakteristik kimiawi baterai Li-on meskipun notebook tidak mengonsumsi daya baterai.

Desain Notebook ASUS saat ini dilengkapi dengan built-in RSOC (Relative State Of Charge) dan tujuannya adalah untuk memperpanjang masa pakai baterai secara keseluruhan. Uraian di bawah dapat menjelaskan fenomena ini:

● Saat kapasitas baterai dibawah 95% dengan adaptor AC tersambung, baterai akan diisi hingga 100%, lalu berhenti diisi.

● Saat kapasitas baterai turun dari 100% menjadi 99% ~ 95% dengan adaptor AC tersambung, baterai tidak akan diisi hingga level daya turun lebih rendah dari 95%.

● Saat kapasitas baterai tetap sekitar 94% hingga 97%, baterai tidak akan mengisi dengan adaptor AC terhubung. Anda dapat mencabut dan menyambungkan kembali adaptor AC beberapa kali untuk melanjutkan pengisian hingga 100%.

 

Jika Anda mengalami masalah yaitu Baterai berhenti diisi setelah level baterai diisi hingga 60% atau 80%.

Harap pastikan apakah Anda mengatur mode pengisian di ASUS Battery Health Charging software (untuk beberapa model, Battery Health Charging terintegrasi dalam MyASUS). Untuk melindungi baterai, Battery Health Chargingmemungkinkan Anda untuk mengatur daya maksimum baterai Anda di ROSC (Relative State Of Charge) yang membantu memperpanjang umur baterai.  Di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang Pengenalan ASUS Battery Health Charging.

● Full Capacity Mode: Baterai dapat diisi 100%.

● Balance Mode: Baterai dapat diisi 80%.

● Maximum lifespan mode: Baterai hanya memungkinkan untuk diisi 60%.

Kembali ke Daftar  Isi

 

 

Jika Anda masih tidak dapat menyelesaikan masalah Anda, download MyASUS dan coba System Diagnosis untuk pemecahan masalah. Klik di bawah ini!

 

.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *