Cara daftar jadi atlet bulu tangkis

Mulai masuk PB sampai jadi profesional, perjalanan seorang atlet badminton sangatlah panjang. Jadi, bagi Anda yang bercita-cita mewakili Indonesia, pahami cara menjadi atlet badminton yang benar.

Dibutuhkan kesabaran dan komitmen untuk mencapai mimpi itu. Bahkan Anda harus siap hidup jauh dari keluarga sejak masih sangat muda untuk hanya fokus di bulutangkis.

Jika Anda berminat, kami akan menjelaskan:

  • Umur berapa sebaiknya mulai latihan badminton?
  • Apa langkah awal yang harus dilakukan?
  • Bagaimana cara menjadi atlet badminton?
  • Dan masih banyak lagi.

Langsung saja simak ulasan lebih lengkapnya.

Berikut Cara Menjadi Atlet Badminton Profesional

Langkah 1: Berkenalan dengan Bulutangkis Sejak Dini

Legenda bulutangkis Indonesia, Susi Susanti, mengatakan jika anak ingin menjadi atlet profesional maka harus mulai latihan sejak dini.[1]

Peran Anda sebagai orang tua yaitu memperkenalkan olahraga bulutangkis saat anak berusia 6-7 tahun. Akan tetapi, sebisa mungkin jangan memaksa.

Biarkan anak senang dulu melakukannya sebagai hobi. Ketika itu sudah mulai menjadi cita-citanya, baru orang tua mengarahkannya lebih serius.

Apakah usia belasan tahun termasuk terlambat untuk menjadi atlet?

Anak usia 12-13 tahun masih berpeluang masuk ke klub badminton. Ini sudah dalam tahap pembinaan usia akhir.

Namun, apabila baru mulai di usia 14-16 tahun, bisa dibilang sangat terlambat.

Langkah 2: Bergabung dengan Klub Badminton

Langkah kedua yaitu bergabung ke klub. Ini adalah jalur termudah menuju ke Pelatnas PBSI kelak.

Ngomong-ngomong, masuk ke klub badminton ternyata juga melewati seleksi ketat. Itulah mengapa anak harus akrab dulu dengan badminton. 

Manajer PB Djarum, Fung Permadi, membocorkan kriteria masuk klub badminton, di antaranya:

  • Anak harus memahami teknik dasar dalam bulutangkis.
  • Anak harus memiliki postur tubuh yang ideal.
  • Dan yang terpenting memiliki motivasi serta tekad yang kuat.[2]

Di klub, anak-anak akan ditempa secara teknis dan mental agar siap menjadi seorang atlet.

Tidak harus langsung bergabung ke klub besar seperti PB Djarum. Anak bisa mengawali dari klub lokal di usia 7-8 tahun, kemudian berlanjut ke klub besar di usia 12-13 tahun. 

Langkah 3: Mengikuti Turnamen Kelompok Umur

Di kategori kelompok umur, turnamen paling awal adalah untuk U-11. Kemudian berlanjut ke setiap jenjang usia dari 13 tahun sampai 19 tahun.[3]

Turnamen kelompok umur ini sangat penting bagi para calon atlet untuk menguji kapabilitas mereka.

Sedangkan bagi PBSI, mereka akan lebih mudah memantau dan mengambil bakat-bakat muda dari berbagai klub.

Langkah 4: Targetkan Pelatnas PBSI

Di usia 18-19 tahun, klub berharap para pemainnya bisa segera bergabung ke Pelatnas. 

Kejurnas PBSI menjadi pintu gerbangnya. Di sinilah para atlet muda saling bertemu untuk meraih prestasi sekaligus peluang masuk skuat nasional.

Kejurnas umumnya terbuka semua atlet, baik yang sudah masuk pelatnas maupun belum. Jadi aroma persaingannya pasti sangat terasa.

Gagal di Kejurnas? Masih ada peluang lain dengan mengikuti Junior Masters U-17 dan U-19 serta Seleknas.[4]

Pada akhirnya, atlet berprestasi akan diangkut ke Pelatnas untuk persiapan ke turnamen internasional.

Langkah 5: Mulai Menjadi Atlet Profesional

Perjalanan panjang proses menjadi atlet badminton akan dimulai di sini. 

Menurut peta karier PB Djarum, usia 20 menjadi waktu pembuktian bagi seorang atlet muda berprestasi di ajang internasional.[5]

Penelitian mengatakan bahwa jika ingin menjadi juara, Anda memerlukan 10 ribu jam latihan. Dengan kata lain kurang lebih 10 tahun latihan.

Sekarang masuk akal apabila untuk menjadi seorang atlet badminton memang harus dimulai sedini mungkin.

Penutup

Kesimpulannya, kunci dari cara menjadi atlet badminton adalah motivasi diri. Tanpa memiliki itu, seorang calon atlet badminton pasti sulit melewati proses yang amat panjang. Setidaknya kami sudah menunjukkan bagaimana langkah-langkah menuju ke sana.

Mau Masuk Jadi Atlet Bulutangkis PB Djarum? Ini Syarat Utamanya

Laporan wartawan Tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Atlet-atlet badminton klub bulutangkis PB Djarum tidak pernah berstatus ‘sembarangan’. 

Kebanyakan pemain PB Djarum memiliki kualitas yang mumpuni untuk bisa bersaing bahkan dengan pemain-pemain di Pelatnas PBSI. 

Untuk bergabung dengan PB Djarum mereka bahkan harus melalui tahapan seleksi yang tidak mudah. 

Manajer PB Djarum Fung Permadi mengungkapkan, ada serangkaian hal yang dinilai PB Djarum dalam melakukan skrining calon atletnya. 

Baca juga: PB Djarum Ungkap Penyebab Utama Buruknya Performa Praveen/Melati di 2021

Di antaranya; teknik dasar dalam bermain badminton, postur tubuh, dan yang paling penting adalah kemauan atau motivasi yang dimiliki si calon atlet itu sendiri.

“Untuk adik-adik yang masih di bawah 13 tahun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan,” tutur Permadi saat berbincang dengan Tribunnews.com, Senin (31/1/2022) kemarin.

“Pertama tentu kemampuan bermain bulutangkis itu sendiri, khususnya teknik dasarnya. Kedua keadaan fisik atau tubuhnya, posturnya seperti apa. Kemudian yang terpenting lagi adalah kesungguhan,” papar dia. 

Baca juga: Pihak PB Djarum Ungkap Fakta Terkait Kabar Pencoretan Praveen/Melati dari Pelatnas PBSI

Fung PermadiFung Permadi (tribunnews.com/oro)

Ada satu prinsip dasar yang dianut PB Djarum dalam menyeleksi calon atletnya.

“Kita menganut prinsip di sini bahwa “Kita bisa kalau kita mau.” Semua target atau cita-cita kita bisa gapai apabila kita punya kemauan yang besar,” tutur Permadi. 

“Dengan kemauan besar itu kita akan melakukan segala sesuatu yang bisa mendukung kita mencapai target itu,” pungkas dia. 

Sebagai informasi, PB Djarum adalah klub bulutangkis yang tidak pernah absen meloloskan atletnya ke Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur. 

Di Seleknas PBSI tahun 2022 misalnya, PB Djarum menjadi klub yang terbanyak menyumbangkan atlet. 

Total ada delapan wakil PB Djarum yang sukses menembus Pelatnas PBSI. 

Mereka adalah Mutiara Ayu Puspitasari yang menghuni sektor tunggal putri, Daniel Edgar Marvino/Raymond Indra di nomor ganda putra, Anisanaya Kamila/Az Zahra Ditya Ramadhani di ganda putri, kemudian pasang Ridya Aulia Fatasya-Sofy Al Mushira Asharunnisa di nomor ganda putri kategori dewasa. 

Jakarta

Bulutangkis tetap menjadi olahraga andalan Indonesia di kancah dunia. Hal itu tak lepas dari rentetan medali dan gelar yang didapat Indonesia.

Terakhir, Indonesia sukses meraih gelar bergengsi juara All England dari cabang ganda putra. Kejayaan ini disambut gembira oleh masyarakat Indonesia.

Bukan hanya itu, sang juara, Kevin dan Marcus bahkan menjadi inspirasi anak-anak untuk menjadi atlet bulutangkis. Kendati demikian, banyak orang tua yang bingung mengarahkan mimpi anak-anak mereka yang ingin menjadi atlet bulutangkis.

Latihan dan belajar autodidak pun kadang menjadi pilihan yang akhirnya membuat bakat mereka tidak tersalurkan dengan sempurna. Patut orang tua ketahui, anak-anak bisa dimasukkan ke klub bulutangkis Tanah Air.

Orang tua bisa memilih klub bulutangkis yang kompeten dan berkualitas. Bukan hanya dari segi pelatih namun juga fasilitas guna menjamin perkembangan mereka. Selain itu juga, orang tua dapat memilih klub bulutangkis yang memang mempunyai reputasi menelurkan atlet-atlet profesional dan berprestasi. Klub juga harus memberikan reward yang sesuai dengan prestasi anak.

Sederet syarat itu tentu membuat orang tua berpikir klub bulutangkis tersebut pastilah mahal. Namun tahukah Anda, kini salah satu klub terbaik di Indonesia telah membuka audisi umum untuk mendapatkan beasiswa pelatihan bulutangkis.

Klub itu tak lain adalah PB Djarum yang tersohor sudah menghasilkan bibit unggul bulutangkis, seperti Kevin Sanjaya, Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, M.Ahsan dan lain-lain.

PB Djarum sudah sejak dulu menjadi impian bagi banyak orang dengan sederet kualitas menjanjikan dan peluang emas. Betapa tidak, anak didik di PB Djarum akan dilatih oleh mantan atlet berprestasi dan berkelas dunia, seperti Fung Permadi, Sigit Budiarto, Chistian Hadinata, Hastomo Arbi dan sebagainya.

Belum lagi jika sudah terlatih, anak-anak bisa langsung merasakan kompetisi bergengsi di dalam dan luar negeri tanpa dipungut biaya.

Bukan hanya pelatihannya yang berkualitas baik, fasilitasnya juga mumpuni. Terdapat fasilitas asrama putra dan putri yang terpisah dan lengkap. Anak-anak di PB Djarum juga mendapatkan makanan bergizi, lapangan bulutangkis eksklusif, perlengkapan bukutangkis, seperti raket, shuttlecock, ruang fitnes modern, ruang fisioterapi, ruang pijat, perpustakaan, ruang komputer hingga akses internet.

Menariknya lagi, atlet-atlet bulutangkis yang berprestasi juga akan diberi penghargaan setiap tahun oleh PB Djarum secara konsisten.

Nah, menarik dan menjanjikan bukan?

Jadi segera daftarkan anak Anda untuk ikutan audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis yang diperuntukan bagi anak umur 6 sampai 14 tahun. Audisi ini menyisakan 6 kota dari 8 kota, yaitu Manado, Purwokerto, Surabaya, Cirebon, Solo, dan Kudus.

Bagi Anda yang berminat bisa langsung mendaftar di

dan tanpa dipungut biaya. Ayo raih kesempatan berkompetisi di kancah dunia.

(adv/adv)

Latihan dan belajar autodidak pun kadang menjadi pilihan yang akhirnya membuat bakat mereka tidak tersalurkan dengan sempurna. Patut orang tua ketahui, anak-anak bisa dimasukkan ke klub bulutangkis Tanah Air.Orang tua bisa memilih klub bulutangkis yang kompeten dan berkualitas. Bukan hanya dari segi pelatih namun juga fasilitas guna menjamin perkembangan mereka. Selain itu juga, orang tua dapat memilih klub bulutangkis yang memang mempunyai reputasi menelurkan atlet-atlet profesional dan berprestasi. Klub juga harus memberikan reward yang sesuai dengan prestasi anak.Sederet syarat itu tentu membuat orang tua berpikir klub bulutangkis tersebut pastilah mahal. Namun tahukah Anda, kini salah satu klub terbaik di Indonesia telah membuka audisi umum untuk mendapatkan beasiswa pelatihan bulutangkis.Klub itu tak lain adalah PB Djarum yang tersohor sudah menghasilkan bibit unggul bulutangkis, seperti Kevin Sanjaya, Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, M.Ahsan dan lain-lain.PB Djarum sudah sejak dulu menjadi impian bagi banyak orang dengan sederet kualitas menjanjikan dan peluang emas. Betapa tidak, anak didik di PB Djarum akan dilatih oleh mantan atlet berprestasi dan berkelas dunia, seperti Fung Permadi, Sigit Budiarto, Chistian Hadinata, Hastomo Arbi dan sebagainya.Belum lagi jika sudah terlatih, anak-anak bisa langsung merasakan kompetisi bergengsi di dalam dan luar negeriBukan hanya pelatihannya yang berkualitas baik, fasilitasnya juga mumpuni. Terdapat fasilitas asrama putra dan putri yang terpisah dan lengkap. Anak-anak di PB Djarum juga mendapatkan makanan bergizi, lapangan bulutangkis eksklusif, perlengkapan bukutangkis, seperti raket, shuttlecock, ruang fitnes modern, ruang fisioterapi, ruang pijat, perpustakaan, ruang komputer hingga akses internet.Menariknya lagi, atlet-atlet bulutangkis yang berprestasi juga akan diberi penghargaan setiap tahun oleh PB Djarum secara konsisten.Nah, menarik dan menjanjikan bukan?Jadi segera daftarkan anak Anda untuk ikutan audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis yang diperuntukan bagi anak umur 6 sampai 14 tahun. Audisi ini menyisakan 6 kota dari 8 kota, yaitu Manado, Purwokerto, Surabaya, Cirebon, Solo, dan Kudus.

Semangat Berbuah Prestasi

Berawal dari semangat Djarum yang sangat menjunjung tinggi sportifitas, semangat bersaing positif dan meraih kemenangan. Maka lahirlah Persatuan Bulutangkis Djarum, yang disingkat PB Djarum, pada tahun 1969, di kota Kudus, Jawa Tengah.

PB Djarum berhasil melahirkan atlet-atlet bulutangkis kelas dunia. Sebutlah Liem Swie King, Kartono, Christian Hadinata, Hastomo Arbi, Hadiyanto, Heryanto, dan Hadibowo, yang pernah dijuluki The Magnificent seven of Djarum di era 1970 hingga 1980-an. Kemudian ada Ivana Lie, Kho Mei Hwa, dan Ho Djay Ging di sektor Putrinya. Pada dekade 1990 muncul sosok Hariyanto Arbi, Alan Budi Kusuma, Ardy B. Wiranata, Eddy Hartono, Rudy Gunawan, Denny Kantono, Antonius Irianto, dan Sigit Budiarto. Sementara di bagian Putri ada Yuni Kartika, Yuliani Santosa, Minarti Timur, dan Zelin Resiana.

Atlet-atlet ini tidak muncul semena-mena, melainkan merupakan produk dari sebuah proses pelatihan yang panjang dan butuh banyak pengabdian waktu dan tenaga. Banyak faktor seringkali menjadi kendala seperti akses untuk mendapatkan fasilitas serta biaya kompetisi dan ketersediaan peralatan.

Beasiswa Bulutangkis, Wujud Komitmen PB Djarum

Kini, PB Djarum sebagai pecinta bulutangkis telah membangun program Beasiswa Bulutangkis guna menemukan dan membimbing bibit-bibit atlet bulutangkis yang berpotensi, hingga dapat mempertahankan prestasi gemilang bulutangkis Tanah Air.

Apa Yang Dicakup Beasiswa Bulutangkis PB Djarum?

  • Penginapan yang nyaman dan serba modern. Asrama untuk Putra dan Putri terpisah.

  • Hall latihan eksklusif dengan 16 lapangan di GOR Djarum, Jati – Kudus, dan 3 lapangan di GOR Djarum, Petamburan – Jakarta.

  • Penyediaan makanan dan kualitas gizi yang sempurna.

  • Alat dan perlengkapan bulutangkis berkualitas seperti raket dan shuttlecock.

  • Fasilitas penunjang lain seperti ruang fitnes, ruang serbaguna, dan perpustakaan.

  • Kesempatan berlatih dengan para atlet PB Djarum, pemain bulutangkis nasional dan juga mantan pemain bulutangkis kelas dunia.

  • Akses mendapatkan fasilitas olahraga dan pelatih bulutangkis bertaraf internasional seperti :

    Pelatih Ganda :

    Christian Hadinata, Aryono Miranat, Sigit Budiarto, Denny Kantono.

    Pelatih Tunggal :

    Fang Kaixiang, Hastomo Arbi, Agus Dwi Santoso, Ellen Angelina.

    Team Manager :

    Fung Permadi

  • Dibebaskan dari biaya pendaftaran, biaya perjalanan, dan biaya akomodasi dalam setiap mengikuti turnamen bulutangkis tingkat nasional dan internasional.


Informasi Beasiswa PB Djarum

Proses Seleksi :

PB Djarum secara rutin melakukan seleksi Audisi umum dan terbuka guna mencari bibit bulutangkis yang berpotensi. Pendaftar yang memenuhi syarat boleh mengikuti Audisi, tanpa dipungut biaya.

Calon atlet yang berhasil terseleksi Audisi akan mengikuti kegiatan pelatihan di klub PB Djarum. Salah satu syarat adalah bersedia tinggal di asrama khusus milik PB Djarum. Setiap tahun akan dilakukan seleksi lanjutan, untuk mengevaluasi kemampuan bertanding. Kelangsungan beasiswa tergantung kepada prestasi, standar latihan dan penilaian pelatih. Apabila tidak memenuhi standar yang ditentukan maka atlet tersebut akan dipulangkan dan beasiswa akan dihentikan.

PB Djarum menyeleksi secara ketat atletnya untuk dibiayai mengikuti turnamen nasional dan internasional. Penilaian kemajuan atlet dilakukan secara berkala untuk mempertahankan beasiswa yang diperoleh atlet.

Syarat Pendaftaran Audisi Umum

  • Usia 12 tahun s/d 15 tahun (Putra/Putri)

  • Akte kelahiran (foto copy)

  • STTB SD bagi yang sudah lulus

  • Foto 4 x 6 (1 lembar)

  • Download – Form Pendaftaran

    Mengisi Formulir PendaftaranDownload –

(Bagi para pendaftar sudah mempunyai teknik dasar bulutangkis yang baik)

Tempat Audisi Umum :

GOR Bulutangkis Djarum, Jati-Kudus

Jl. Raya Kudus – Purwodadi KM 0.3

(Depan Rumah Sakit Mardi Rahayu) – Kudus

Telepon : 0291 – 430237

Fax : 0291 – 437058

Jadwal Pendaftaran :

Pendaftaran dibuka mulai 8 Juni 2008, syarat-syarat pendaftaran seperti tertera di atas dapat langsung diantar atau dikirim via pos ke GOR Bulutangkis Djarum, Jati-Kudus Jl. Raya Kudus – Purwodadi KM 0.3 (Depan Rumah Sakit Mardi Rahayu) – Kudus. Dapat juga dikirim melalui email : [email protected]

Pendaftaran dibuka mulai 8 Juni 2008, syarat-syarat pendaftaran seperti tertera di atas dapat langsung diantar atau dikirim via pos ke GOR Bulutangkis Djarum, Jati-Kudus Jl. Raya Kudus – Purwodadi KM 0.3 (Depan Rumah Sakit Mardi Rahayu) – Kudus. Dapat juga dikirim melalui email :

Tahapan audisi yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut :

  • TES TAHAP I

    Hari/Tanggal : Sabtu, 5 Juli 2008
    Waktu : 15.00 WIB – Selesai
    Tempat : GOR Bulutangkis Djarum, Jati-Kudus

*Game antar pendaftar disesuaikan dengan usia atlet (2 kali game)

  • TES TAHAP II (Bagi yang lolos tahap I)

    Hari/Tanggal : Minggu, 6 Juli 2008
    Waktu : 08.00 WIB – Selesai
    Tempat : GOR Bulutangkis Djarum, Jati-Kudus

*Game antar pendaftar yang lolos di Tahap II

  • TES TAHAP III

    Dimulai pada hari Minggu, 6 Juli 2008. Yang lolos tahap II tinggal di asrama PB Djarum selama 1 minggu (PB Djarum akan menanggung akomodasi dan konsumsi) untuk mengikuti program latihan dan seleksi Tahap III.

Pengumuman lolos audisi PB Djarum akan diberitahukan melalui surat.

Note :

*PB Djarum membuka kesempatan pendaftaran atlet beasiswa bulutangkis PB Djarum diluar jadwal Audisi berdasarkan bakat dan prestasi calon atlet. Penilaian dan waktu penerimaannya dilakukan oleh pelatih PB Djarum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *