Canon 600d vs 700d

ukuran sensor

APS-C

APS-C

Salah satu aspek terpenting dari kamera adalah ukuran sensornya. Sensor yang lebih besar akan menangkap lebih banyak cahaya, sehingga meningkatkan kinerja cahaya rendah, rentang dinamis, dan kualitas gambar secara umum.

titik fokus

9

9

Semakin banyak titik fokus maka akan semakin leluasa dalam memilih bagian pemandangan yang akan difokuskan. Titik-titik fokus ini juga memberikan kemungkinan lebih tinggi kepada sensor gambar untuk mengidentifikasi bagian yang tepat untuk difokuskan dalam mode otomatis yang lebih banyak.

megapiksel (kamera utama)

18.7MP

18MP

Jumlah megapiksel menentukan resolusi jepretan foto dengan kamera utama. Jumlah megapiksel yang lebih tinggi artinya kamera mampu menangkap lebih detail. Namun, jumlah megapiksel bukan satu-satunya elemen penting yang menentukan kualitas gambar.

maksimal sensitivitas cahaya

Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. (Canon EOS 600D)

Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. (Canon EOS 700D)

Dengan kepekaan cahaya (level ISO) yang lebih tinggi, sensor menyerap lebih banyak cahaya. Ini dapat digunakan untuk memotret objek bergerak menggunakan kecepatan rana cepat, atau untuk memotret gambar dalam cahaya redup menggunakan lampu kilat.

ISO diperluas maksimum

12800ISO

25600ISO

Dengan ISO yang diperluas, kamu bisa melampaui ISO asli. Memperluas ISO dilakukan dengan meningkatkan output gambar secara digital. Gambar yang dihasilkan akan memiliki kualitas yang lebih rendah daripada saat berada dalam kisaran ISO asli, tetapi dapat berguna dalam situasi tertentu.

mempunyai kestabilan perubahan sensor

Canon EOS 600D

Canon EOS 700D

Dengan penggerak sensor, sensor gambar (bukannya lensa) bergerak untuk mengimbangi setiap getaran kamera. Ini artinya gambar akan distabilkan terlepas dari lensa apa yang digunakan.

pengambilan gambar yang terus-menerus pada resolusi tinggi

3.7fps

5fps

Pemotretan cepat dan berlanjut berguna untuk menangkap adegan aksi.

mempunyai pelacakan AF

Canon EOS 600D

Canon EOS 700D

Dengan pelacakan AF, setelah kamu memilih subjek dan menekan shutter sepenuhnya ke bawah, saat subjek bergerak, fokus otomatis akan mengikutinya. Tidak ada lagi foto blur di luar fokus.

Memiliki autofokus deteksi fasa untuk foto

Canon EOS 600D

Canon EOS 700D

Autofokus phase-detection jauh lebih cepat daripada autofokus deteksi kontras sehingga bisa mengambil gambar yang lebih tajam.

Bagus mana Canon 700D atau 600D? Dengan pertanyaan seperti ini, terlihat memang pabrikan kamera Canon ini senantiasa menjadi referensi kamera DSLR di kelasnya. Meskipun kedua tipe ini memang tergolong kamera DSLR yang lama alias jadul. Toh nyatanya masih banyak yang mencari spesifikasi sekaligus kelebihan dan kekurangan dari kedua kamera ini.

Canon 700D

Canon 700D merupakan kamera yang dirancang dengan tampilan yang elegan dan nyaman digenggaman. Kamera ini memiliki sensor APS-C CMOS yang dapat menghasilkan gambar hingga 18 MP dengan dukungan baterai LP-E8 dan baterai charger LC-E8. Baca juga Pilih Mana: Dslr Canon EOS 5D Mark IV atau Nikon D850?

Kelebihan Canon 700D 

1. ISO tinggi
ISO yang tinggi merupakan salah satu kelebihan yang ada pada Canon 700D. Buktinya dalam ruangan gelap atau kurang cahaya, Canon 700D bisa dengan mudah menangkap cahaya dengan ISO tingginya.

2. Layar sentuh
Layar yang dimiliki oleh kamera Canon 700D tergolong lebih canggih dari layar kamera pada Canon 600D. Hal ini karena layar Canon 700D sudah mengusung layar sentuh atau touchscreen untuk memudahkan penggunanya dalam beraktivitas bersama kamera Canon 700D.

Kekurangan Canon 700D 

1. Bobot sedikit lebih berat
Bobot yang dimiliki Canon 700D tergolong sedikit lebih berat dari bobot yang dimiliki Canon 600D. Bobot ini sangat berpengaruh saat pengguna kamera menggunakan kamera dalam waktu yang lama.

2. Tidak memiliki autofocus
Canon 700D tidak memiliki autofocus penerus saat merekam film. Sehingga saat merekam film menggunakan Canon 700D hasil rekamannya tidak fokus dan tajam. Sedangkan saat menggunakan Canon 600D hasil rekamannya tetap fokus dan tajam.

Canon 600D

Canon 600D merupakan kamera DSLR yang memiliki fitur lengkap yang memakai sensor dengan resolusi piksel sebesar 18 MP. Dikutip dari Merdeka.com, kamera ini dirilis pada Februari 2011 yang menggunakan LCD screen yang bisa dilipat dan diputar menghadap ke arah depan.

Kelebihan Canon 600D

1. Bobotnya ringan
Salah satu kelebihan Canon 600D ialah bobotnya ringan. Bobot keselurahan kamera Canon 600D hanya seberat 570 gram sementara Canon 700D 10 gram lebih berat yakni 580 gram.

2. Dilengkapi autofocus deteksi fasa
Canon 600D sudah dilengkapi autofocus fasa yang jauh lebih cepat dari pada autofocus deteksi kontras. Sehingga walaupun penggunaanya merekam dengan gerakan cepat, video yang dihasilkan tetap jernih dan tajam.

Kekurangan Canon 600D 

1. Belum layar sentuh
Canon menghadirkan kamera layar sentuh untuk memudahkan penggunanya mengoperasikan kamera. Namun untuk Canon 600D, Canon belum menyediakan kamera layar sentuh dan masih menggunakan tombol navigasi saja.

2. Hanya memilki satu mikrofon
Canon 600D hanya memiiki satu mikrofon sementara Canon 700D memiliki dua mikrofon. Jumlah mikrofon yang lebih banyak akan menghasilkan kualitas suara yang lebih baik sehingga perangkat ini dapat menyaring suara kebisingan dari luar.

Pilih Mana: Canon 700D atau 600D?

Canon 700DCanon 600D Kedalaman warna– 21,7bits– 22,1bitsBerat– 580 gram– 570 gram Volume bodi– 1046,73 cm3– 1055,5 cm3

Kesimpulan:

Terlepas dari kelebihan dan kekurangan di atas, kedua kamera ini membenamkan resolusi yang sama dengan fisik yang juga sama. Namun saat kamera diajak mengambil gambar di ruangan yang minim cahaya maka Canon 700D bisa menjadi pilihan. Selain itu, kamera ini juga telah mengusung layar yang lebih baik dengan layar touchscreen. Semoga bermanfaat.

Canon 700D vs 600D

VS

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Jakarta – Pertanyaan ini sebenarnya adalah pertanyaan klasik. Apakah lebih bagus kamera bekas tapi generasinya baru, atau yang baru tapi generasinya lebih lama?

Jawaban:

Menjawab pertanyaan seperti ini tentu tidak mudah. Tapi secara teknis yang pasti kamera generasi baru seperti 700D lebih bagus dari 600D. Misalnya layarnya 700D sudah touchscreen, sistem autofokus-nya lebih bagus, dan kinerja lebih cepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lalu kita juga berhak menanyakan kameranya sudah digunakan berapa kali jepretan? Untuk kamera DSLR Canon biasanya kita bisa memeriksa shutter count dengan upload foto ke situs camera shutter count atau mengunakan software EOS Info (khusus Canon) tapi kalau mirrorless sepertinya tidak bisa.

Biasanya kamera pemula ada garansi daya tahan mekanisme shutter sekitar 50rb kali, kamera yang lebih canggih bisa 100 rb dan untuk kamera profesional 150-200k atau lebih.

Selanjutnya, boleh ditanyakan juga apakah ada kerusakan seperti bekas jatuh, tercelup ke dalam air, apakah fungsi-fungsi kamera dan tombol semuanya dalam kondisi bagus?

Yang terakhir yang perlu diperiksa adalah apakah ada jaminan jika setelah dibeli ternyata rusak? Bentuknya seperti apa dan berapa panjang garansinya? Jika sudah berakhir, distributor kameranya resmi atau tidak. Setahu saya, jika kameranya selundupan, beberapa merk kamera tidak berkenan melayani jika kita perlu pelayanan (servis) kedepannya.

Setelah diperiksa semua, jika memang tidak ada masalah tentang kameranya, sebaiknya memang membeli kamera bekas tapi generasinya baru (700D), tapi jika kita khawatir kamera bekas cepat rusak, dan tidak mau repot dan merasa kamera baru tapi keluaran lama cukup bagus, ya boleh pilih beli kamera baru meskipun sudah beberapa tahun di pasaran (600D). (jsn/fyk)

– Pertanyaan ini sebenarnya adalah pertanyaan klasik. Apakah lebih bagus kamera bekas tapi generasinya baru, atau yang baru tapi generasinya lebih lama?Menjawab pertanyaan seperti ini tentu tidak mudah. Tapi secara teknis yang pasti kamera generasi baru seperti 700D lebih bagus dari 600D. Misalnya layarnya 700D sudah touchscreen, sistem autofokus-nya lebih bagus, dan kinerja lebih cepat.Tapi sebelum membeli kamera bekas, tentunya kita perlu memperhatikan sejarah kamera tersebut misalnya siapa yang menjualnya? Kameranya dipakai untuk apa? Jika digunakan untuk kerja atau jenis fotografi dokumentasi, satwa liar, olahraga, kemungkinan pemakaian cukup tinggi.Lalu kita juga berhak menanyakan kameranya sudah digunakan berapa kali jepretan? Untuk kamera DSLR Canon biasanya kita bisa memeriksa shutter count dengan upload foto ke situs camera shutter count atau mengunakan software EOS Info (khusus Canon) tapi kalau mirrorless sepertinya tidak bisa.Biasanya kamera pemula ada garansi daya tahan mekanisme shutter sekitar 50rb kali, kamera yang lebih canggih bisa 100 rb dan untuk kamera profesional 150-200k atau lebih.Selanjutnya, boleh ditanyakan juga apakah ada kerusakan seperti bekas jatuh, tercelup ke dalam air, apakah fungsi-fungsi kamera dan tombol semuanya dalam kondisi bagus?Yang terakhir yang perlu diperiksa adalah apakah ada jaminan jika setelah dibeli ternyata rusak? Bentuknya seperti apa dan berapa panjang garansinya? Jika sudah berakhir, distributor kameranya resmi atau tidak. Setahu saya, jika kameranya selundupan, beberapa merk kamera tidak berkenan melayani jika kita perlu pelayanan (servis) kedepannya.Setelah diperiksa semua, jika memang tidak ada masalah tentang kameranya, sebaiknya memang membeli kamera bekas tapi generasinya baru (700D), tapi jika kita khawatir kamera bekas cepat rusak, dan tidak mau repot dan merasa kamera baru tapi keluaran lama cukup bagus, ya boleh pilih beli kamera baru meskipun sudah beberapa tahun di pasaran (600D).

Canon sempat meluncurkan DSLR entry level yakni EOS 600D. Namun menariknya, Canon menyatakan bahwa EOS 600D tidak diluncurkan untuk menggantikan 550D, melainkan untuk menambah jajaran kamera besutannya, meskipun jumlahnya belum sebanyak yang dimiliki DSLR pabrikan Sony. Untuk memutuskan mana yang lebih layak untuk dipilih, di sinilah kami mencoba mencari tahu bagus mana Canon 550D dengan 600D?

Canon 550D

Canon 550D adalah kamera yang dirilis Canon pada 8 Februari 2010. Dikutip dari Kompas.com, kamera Canon 550D memiliki prosesor DIGIC 4 dan sensor CMOS APS-C beresolusi 18 MP dengan teknologi gapless microlens array yang membuat warna dan detail foto yang lebih akurat dengan tingkat noise yang lebih rendah.

Kelebihan Canon 550D yang bisa Anda ketahui:

1. Bobot lebih ringan
Selisih bobot antara Canon 600D dan Canon 550D mencapai 40 gram. Selisih yang cukup besar membuat Canon 550D terasa lebih ringan dibandingkan Canon 600D. Bobot yang dimiliki Canon 550D hanya seberat 530 gram, sementara Canon 600D mencapai 570 gram.

2. Memiliki mikrofon stereo
Adanya mikrofon stereo pada kamera akan memungkinkan penggunanya dapat melakukan perekaman file audio atau film tanpa mikroskop luar. Mikrofon stero sudah dibenamkan ke Canon 550D sedangkan untuk kamera Canon 600D belum memiliki mikrofon stereo. Baca juga Pilih Mana: Canon 700D atau 600D?

Kekurangan Canon 550D yang bisa Anda ketahui:

1. Bukan layar lipat
Untuk mengambil gambar pada posisi yang sulit, di sinilah pabrikan kamera akhirnya menemukan ide untuk menghadirkan kamera dengan desain layar lipat. Menariknya Canon 600D sudah mengusung desain layar lipat sementara Canon 550D belum mengusung layar lipat.

2. Belum memiliki autofocus
Ketika merekam film hasil rekaman akan tetap fokus dan tajam berkat adanya autofocus pada kameranya. Namun sayangnya, pada kamera Canon 550D belum dilengkapi dengan autofocus sehingga saat perekaman hasilnya tidak terlalu fokus dan tajam layaknya hasil dari rekaman Canon 600D yang sudah memiliki autofokus.

Canon 600D

Canon EOS 600D adalah kamera yang dirilis oleh Canon pada 7 Februari 2011. Kamera Canon EOS 600D atau sering disebut EOS Rebel T3i adalah kamera yang memiliki resolusi 18 MP. Kamera ini menggunakan pengaturan standar ISO 100-6400 yang ditingkatkan ke 12800.

Kelebihan Canon 600D yang bisa Anda ketahui:

1. Sensor yang semakin luas
Ukuran sensor yang dimiliki Canon 600D mencapai 22,3 x 14,9 mm sementara pada Canon 550D hanya memiliki besaran ukuran sensor mencapai 14,9 x 22,3 mm. Intinya, semakin luas sensor kamera tersebut makan sensor pun akan semakin mudah menangkap kehalusan dalam gambar sehingga menghasilkan gambar yang berkualitas.

2. Dilengkapi berbagai fitur
Canon 600D juga dilengkapi dengan fitur-fitur hebat untuk pengguna kamera pemula dibandingkan Canon 550D, seperti Basic + Mode dan Creative Filter. Selain itu, modus video 600D adalah perekaman Full HD 1080p pada 24/25 / 30fps dan 720p HD capture baik pada 50 atau 60fps.

Kekurangan Canon 600D yang bisa Anda ketahui:

1. Bobotnya berat
Ciri khas utama dari semua kamera DSLR ialah bobotnya yang berat. Dan saat dibandingkan maka Canon 600D mempunyai bobot yang lebih berat dibandingkan dengan bobot Canon 550D. Canon 600D sendiri memiliki bobot seberat 570 gram.

2. Harga sedikit lebih mahal
Dengan berbagai kelebihan yang ada pada Canon 600D, tidak heran apabila harga yang dibanderolnya sedikit lebih mahal dari harga Canon 550D. Mungkin harga ini juga termasuk sesuai apalagi Canon 600D sudah mengusung layar lipat yang pastinya semakin membuat penggunanya mudah dalam menggambil gambar dalam posisi apapun.

Pilih Mana: Canon 550D atau 600D?

Canon 550DCanon 600D Megapiksel– 18 MP– 18,7 MPUkuran sensor – 14,9 x 22,3 mm– 22 x 14,9 mm Bobot– Hanya 530 gram– 570 gram

Kesimpulan:

Lupakan Canon 550D dan langsung incar Canon 600D, jika Anda ingin bereksperimen dengan video tanpa menggunakan alat yang besar. Meskipun selisih harga keduanya berbeda cukup jauh namun ini sebanding dengan apa yang Anda dapatkan. Semoga bermanfaat.

Canon 550D vs 600D

VS

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *