Bahagia itu apa sih

Bahagia, kata itulah yang banyak diceritakan dan menjadi goal dari banyak orang, salah satunya mungkin kamu. Di dalam hari-harinya, orang berjuang untuk mendapatkan kebahagiaan diri sendiri. Ketika orang bekerja, apa yang mereka cari? Bukan hanya sekedar uang, namun kebahagian yang bisa diwujudkan dengan jerih payah mereka.

Nah, di Hari Bahagia International (

International Day of Happiness

) ini, sudahkah kamu berbahagia? Lantas, apa sih ukuran seseorang berbahagia? Yuk, cek beberapa makna bahagia yang bisa kamu wujudkan dalam hidupmu sehingga hidupmu lebih berwarna.

Check this out

!

banner consideration shipping bg blue

1. Bahagia itu Berbagi Cerita Bersama Teman

Mempunyai teman yang mendukung dan akrab dengan kamu bisa jadi anugrah paling indah yang ada di hidupmu. Kamu bisa menangis, tertawa, bercanda, dan riang bersama. Momen-momen bersama mereka sering kali kamu abadikan dalam foto dan video.

Biar begitu, tak banyak yang menyangka bahwa punya kawan merupakan kebahagiaan tersendiri dalam hidup. Kamu bisa dekat dengan seseorang yang mengerti kamu dan memahami serta menerima kamu apa adanya. Rasanya, tak ada kebahagiaan lain yang bisa diungkapkan jika sudah bersama kawan-kawan. Travelling jadi hal yang mengasyikan dan membahagiakan ketika dilakukan dengan mereka.

2. Bahagia itu Berkumpul Bersama Keluarga

Siapa yang selalu ada ketika kamu susah dan senang,

guys

? Yup, jawabannya keluarga. Tak ada harta yang lebih berharga selain keluarga, Untuk itulah, waktu-waktu bersama keluarga jadi hal paling bahagia untuk kamu buat dalam hidup. Keluarga jadi semangat untuk kamu bertahan dalam masalah silih berganti. 

Untuk itu, buatlah hidupmu semakin berbahagia dengan membuat keluargamu semakin bahagia. Tawa canda mereka tentu tawa candamu juga. Jadi, jangan biarkan waktu bahagia bersama keluarga lewat begitu saja tanpa kamu menyadari bahwa merekalah yang sudah mendukungmu apa adanya. 

3. Bahagia Itu Berkarya

Banyak orang mendapatkan kebahagian ketika berhasil menghasilkan sebuah karya yang bisa dinikmati oleh orang lain, mungkin salah satunya kamu. Apalagi, ketika karya itu dipuji dan diapresiasi sebagai sebuah karya yang bagus. Wah, perasaannya luar biasa bahagia!

Untuk itu, kamu juga harus mendorong dirimu untuk membuat karya dan diingat orang sebagai salah satu pembuat karya terbaik. Apapun dan dimanapun bidangmu, kamu bisa mendapat bahagia dengan membuahkan karya yang bisa dinikmati oleh orang lain. 

4. Bahagia itu Dicintai dan Dihargai

Siapa yang tak suka dicintai dan dihargai? Semua orang, termasuk kamu, akan berbahagia ketika merasa dicintai dan dihargai kehadirannya di suatu tempat atau komunitas. Perasaan itu bisa jadi 2x lipat ketika kamu bisa memberikan kontribusi yang maksimal untuk orang-orang di sekitar kamu. 

Biar begitu, definisi bahagia ini tak bisa kamu dapatkan serta merta. Kamu harus berjuang sehingga orang lain akan dengan sepenuh hati mencintai dan menghargai kehadiranmu di sana. Jika kedua hal dan perasaan ini sudah kamu dapat, hidupmu tentu akan semakin indah dan bahagia dengan definisi bahagia yang tepat.

5. Bahagia itu Belajar Dari Kesalahan

Sebagai seorang manusia, semua orang tak pernah luput dari kesalahan. Hal itu sudah menjadi suatu hal yang biasa. Namun, hal yang luar biasa jika kamu bisa belajar dari kesalahan itu dan memberikan efek positif dari hidupmu ke depannya.

Hidupmu tentu akan lebih berbagia ketika kamu bisa melakukan hal yang lebih baik lagi yang berawal dari kesalahan. Yang lebih membahagiakan adalah ketika hasil pembelajaran kamu itu mendapat pujian dari banyak orang. Pasti seneng banget deh!

6. Bahagia itu Memberi

Jika kamu mencari arti dan definisi dari bahagia, mulailah dengan sering memberi. Kamu pasti akan merasakan sebuah perasaan dimana bangga dan senang bahwa kamu bisa berguna bagi orang lain, terutama mereka yang hidup dalam kekurangan. 

Kamu tak perlu punya banyak uang atau harta dulu untuk memberi. Hal-hal kecil seperti berbagi makanan atau berbagi ilmu juga baik untuk kamu lakukan. Kebahagiaanmu tentu akan berlipat ganda ketika kamu melihat ilmu yang kamu berikan membantu orang lain untuk merubah hidupnya. 

7. Bahagia itu Menjadi Diri Sendiri

Definisi lain dari bahagia adalah menjadi diri sendiri dan bebas menjadi apa yang kamu mau. Kamu merasa bahwa semua yang kamu lakukan itu baik untuk mencapat

life goals

kamu. Kamu tidak merasa bahwa untuk disenangi orang lain, kamu perlu merubah bagaimana adanya dirimu. 

Kamu bebas mengatur hidupmu dengan arah dan tujuan hidupmu tanpa ada orang lain yang mencoba mencampuri dan mempengaruhi dirimu. Eitsss… jangan lupa. Kebebasanmu juga tetap dalam lingkaran aturan dan norma yang berlaku.  

8. Bahagia itu Sehat 

Last but not least, semua pasti akan setuju bahwa kebahagiaan hakiki didapat ketika kamu merasa sehat walafiat dalam menjalani hidup. Kamu bebas melompat, berlari, berjalan, atau melakukan hal yang kamu senangi. Kamu menikmati semuanya dengan kesehatan kamu. 

Jika tubuh kamu terjaga kesehatannya, kamupun bebas melakukan apapun, termasuk melakukan hal yang berat seperti

hiking

ataupun

diving

. Dengan tubuh yang sehat, kamu bisa menikmati segala yang orang mungkin tak bisa lakukan. 

Nah, setelah kamu mengetahui segala definisi bahagia dalam hidup, mana yang mau kamu wujudkan? Apakah kamu sudah mendapatkannya atau akan menuju ke sana? definisi apapun yang kamu miliki, yang terpenting jangan lupa bahagia karena bahagia bisa kamu wujudkan dalam hal sederhana. 

Untuk itu, Lemonilo berkomiten untuk membantu para pelanggannya berbahagia dengan segala pelayanan dan produk terbaik yang membantu mencapai

life goals

. Yang terutama adalah kebahagiaan karena #SemuaBisaSehat di usia kapanpun dan dimanapun.  

Definisi bahagia adalah kondisi emosi dengan karakter rasa senang, penuh syukur, dan puas. Hal ini memang bisa berbeda antara satu orang dan lainnya. Hanya saja, karakteristik utamanya adalah kepuasan terhadap hidup atau momen yang sedang dijalani.

Advertisement

Meski demikian, memang benar bahwa emosi seperti bahagia, sedih, takut, kaget, dan lainnya adalah konsep yang sangat luas. Ada unsur subjektivitas juga di dalamnya.

Bahagia, bukan berarti tak pernah sedih

Dua komponen utama ketika berbicara tentang definisi bahagia adalah:

  • Emosi yang seimbang

Setiap orang bisa merasakan emosi, perasaan, hingga mood yang berbeda-beda. Rasa bahagia umumnya dikaitkan dengan perasaan positif ketimbang negatif.

  • Puas akan hidup

Ini menunjukkan seberapa puas seseorang akan berbagai aspek dalam kehidupannya. Contohnya hubungan dengan orang lain, karir, pencapaian, hingga hal lain yang dianggap penting.

Selain itu, psikolog juga melihat beberapa indikator kebahagiaan seperti:

  • Merasa menjalani hidup yang diinginkan
  • Merasa hidupnya sangat baik
  • Merasa sudah mencapai target
  • Merasa puas dengan hidup yang dimiliki
  • Merasa positif ketimbang negatif

Bedakan pula rasa bahagia dengan rasa euforia yang hanya berlangsung singkat. Arti kebahagiaan juga bukan berarti terus menerus merasa senang. Orang bahagia tetap merasakan emosi lainnya.

Hanya saja, ketika merasa situasi tidak berjalan sesuai ekspektasi, ada rasa optimistis bahwa semuanya kelak akan membaik. Mereka bisa menghadapi apa yang tengah terjadi dan kembali merasa senang.

Definisi bahagia menurut ahli

Ada banyak cara mendefinisikan kebahagiaan. Berikut definisi bahagia menurut para ahli:

1. Aristoteles

Filsuf asal Yunani ini memetakan definisi bahagia ke dalam dua hal, yaitu:

  • Hedonia

Rasa bahagia yang berakar dari hal menyenangkan. Umumnya, berkaitan dengan perasaan yang muncul saat melakukan hal disukai, menyayangi diri sendiri, mewujudkan impian, dan merasa puas.

  • Eudaimonia

Berakar dari pencarian tentang makna hidup. Komponen penting dalam hal ini adalah perasaan memiliki tujuan hidup dan nilai. Oleh sebab itu, kaitannya sangat erat dengan pemenuhan tanggung jawab, perhatian terhadap kesejahteraan untuk orang lain, dan menjalani hidup sesuai idealisme.

2. Meik Wiking

Wiking adalah penulis buku The Little Book of Hygge: Danish Secrets to Happy Living. Menurutnya, arti kebahagiaan bukan hanya bersumber dari uang. Analoginya adalah seseorang pasti merasa puas apabila dapat memenuhi kebutuhan dasarnya dengan uang.

Namun setelah itu, uang yang masih tersisa tidak akan mendatangkan kebahagiaan sama seperti titik awalnya. Ada law of diminishing return di sini. Artinya, kebahagiaan setinggi apapun seperti memiliki rumah sendiri pada akhirnya akan kembali datar. Jadi, nikmati prosesnya, bukan hasil akhirnya.

3. Walter A. Pitkin

Penulis buku The Psychology of Happiness ini membedakan rasa bahagia dengan emosi yang menyertai seperti puas dan nyaman. Menurutnya, untuk bisa merasa bahagia bukan hanya buah dari peluang atau keberuntungan.

Lebih jauh lagi, bahagia juga bukan hanya berkaitan dengan kesehatan fisik atau panjang umur saja, namun juga menjalani hidup yang bermakna.

4. Martin Seligman

Dikenal sebagai bapak positive psychology, Seligman menyebutkan ada 3 jenis kebahagiaan, berupa:

  • Pemberian dan rasa nyaman
  • Perwujudan kekuatan dan kebajikan
  • Makna dan tujuan hidup

Ketiga jenis elemen di atas merupakan komponen yang membantu mencapai kebahagiaan dan makna hidup. Lewat psikologi positif pula, potensi untuk merasa puas dalam jangka panjang bisa terwujud.

5. Ed Diener

Seorang pakar yang lahir pada tahun 1946 ini dikenal juga dengan nama Dr. Happiness. Dia kerap memimpin penelitian tentang psikologi positif. Diener juga sosok yang pertama kali menggagas istilah “subjective wellbeing”, komponen kebahagiaan yang bisa diukur.

Menurutnya, kebahagiaan mengandung komponen genetik yang begitu kuat. Itu sebabnya, rasa bahagia bisa berlangsung cukup stabil.

Bagaimana mencapai kebahagiaan?

Beberapa definisi bahagia di atas bisa jadi sama atau bahkan sama sekali berbeda dibandingkan dengan konsep yang ada dibenak Anda. Itu bukan masalah. Setiap orang berhak punya opininya masing-masing tentang makna bahagia.

Lebih jauh lagi, berikut ini beberapa cara menggapai kebahagiaan:

  • Mengejar tujuan yang benar-benar diidamkan terkait dengan diri sendiri maupun orang sekitar
  • Menikmati prosesnya jangan terlalu fokus pada hasil akhirnya
  • Lihat situasi atau pengalaman dari sudut pandang positif
  • Bersyukur atas apa yang dimiliki
  • Membantu orang lain yang kesusahan.

Memang bukan perkara mudah untuk mewujudkannya. Terlebih, manusia secara alami memiliki negativity bias, tendensi untuk lebih perhatian terhadap hal-hal negatif ketimbang yang positif. Ini bisa berpengaruh terhadap begitu banyak hal.

Terkadang, orang juga lupa untuk membahagiakan dirinya sendiri. Jadi, selain membuat orang lain bahagia, pastikan untuk membuat diri Anda juga bahagia. Gapailah arti kebahagiaan tersebut.

Apabila dicoba dan berhasil, kebahagiaan ini dapat meningkatkan kepuasaan akan hidup. Bahkan, kemampuan untuk bertahan dan mengolah emosi juga menjadi semakin lihai.

Menariknya, bahagia juga bisa berarti lebih jarang sakit. Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar hal ini, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *