Bagaimana tumbuhan menghasilkan makanan

Jakarta

Setiap makhluk hidup memerlukan makanan untuk kelangsungan hidupnya, tak terkecuali tumbuhan. Namun, makanan tumbuhan berbeda dengan hewan atau manusia.

Lalu, apa makanan tumbuhan?

Makanan Tumbuhan

Makanan untuk tumbuhan diperoleh melalui proses fotosintesis. Dalam proses itu, gas karbondioksida dari udara, air, dan tanah diubah menjadi glukosa. Glukosa adalah senyawa organik yang berbentuk karbohidrat.

Novi Khila Firani mengatakan dalam Metabolisme Karbohidrat: Tinjauan Biokimia dan Patologis, glukosa merupakan sumber energi yang utama. Sehingga, makanan untuk tumbuhan adalah glukosa.

Berdasarkan buku Pembelajaran SD Berbasis Problem Solving Method karya Nelly Wedyawati, jika tanaman kekurangan zat makanan, maka ia akan menjadi kerdil. Pemberian pupuk dapat membantu tanaman yang kerdil untuk tumbuh normal layaknya tanaman lain.

Tumbuhan Memasak Makanannya Sendiri

Dikutip dari buku IPA ASyik, Mudah, dan Menyenangkan yang disusun oleh Prof Yohanes Surya, tumbuhan dapat memasak makanannya sendiri dengan bantuan cahaya matahari. Proses tersebut dinamakan dengan fotosintesis.

Tumbuhan tidak dapat berpindah tempat layaknya manusia dan hewan, sehingga ia tidak bisa mencari makan dan membuat makanannya sendiri. Umumnya, proses fotosintesis pada tumbuhan terjadi di bagian daun.

Air dan cahaya menjadi komponen penting dalam proses fotosintesis. Tumbuhan yang kekurangan air akan layu dan lama kelamaan mati. Fungsi air sendiri menyebarkan sari-sari makanan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan.

Tumbuhan yang kekurangan cahaya matahari tidak dapat menyusun zat makanan dan pada akhirnya gagal menghasilkan bahan untuk membuat buah. Tak sampai disitu, udara juga dibutuhkan oleh tumbuhan untuk memasak makanannya sendiri.

Proses Fotosintesis Terdiri dari Dua Tahapan

Dikutip dari buku Modul Pembelajaran SMA Biologi kaya Susi Nurul Fitri, proses fotosintesis berlangsung dalam kloroplas, melalui dua tahapan reaksi, yaitu tahap reaksi terang dan tahap reaksi gelap.

Reaksi terang atau reaksi hill ini sangat bergantung pada cahaya. Energi yang ditangkap oleh klorofil, digunakan agar dapat memecahkan molekul air. Pemecahan molekul air tersebut disebut dengan fotolisis.

Jenis pigmen klorofil yang berbeda-beda, hanya dapat menyerap panjang gelombang dengan besar foton (energi cahaya) yang berbeda pula. Reaksi terang berlangsung di dalam grana.

Grana adalah tumpukan tilakoid. Energi cahaya dalam grana, akan memacu pelepasan elektron dari fotosistem di dalam membran tilakoid. Di dalam sel-sel daun terdapat tilakoid, dan protein serta molekul lainnya, yang akan membentuk fotosistem.

Fotosistem merupakan wadah dari ratusan molekul pigmen fotosintesis. Terdapat dua jenis fotosistem yang bekerjasama, yaitu fotosistem I dan fotosistem II, yang kemudian menghasilkan ATP dan NADPH2 sebagai produk utama dalam reaksi terang.

Dalam reaksi terang, terdapat dua kemungkinan aliran elektron, yakni jalur non-siklik dan aliran siklik. Aliran non siklik merupakan jalur utama dengan elektron mengalir dari molekul air, kemudian melalui fotosistem II dan fotosistem I.

Selanjutnya, reaksi gelap atau reaksi calvin juga biasa disebut dengan istilah siklus Calvin-Benson. Disebut gelap karena reaksi ini tidak bergantung dengan cahaya matahari.

Reaksi gelap adalah proses ATP dan NADPH yang dibuah CO2 menjadi gula. Reaksi gelap terjadi pada stroma. Di stroma terjadi fiksasi, reduksi, dan regenerasi.

Fasenya terdiri dari pengikatan (fiksasi) CO2 – Reduksi – Pembentukan RuBP (Ribulosa Bifosfat).

Reaksi gelap terbagi melalui beberapa tahapan, yaitu:

  • Karbondioksida diikat oleh RuBp menjadi fosfogliserat (PGA).
  • PGA direduksi menjadi PGAL (fosfogliseraldehida)
  • PGAL akan diregenerasi menjadi glukosa dan RuBp

Itulah informasi mengenai makanan tumbuhan beserta proses pembuatannya yang disebut dengan fotosintesis. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan detikers, ya!

Simak Video “

Dokter Sarankan Masyarakat Hijrah Konsumsi ke Makanan Rebus-rebusan


[Gambas:Video 20detik]
(kri/kri)

cara tumbuhan makan

Artikel IPA kelas VII ini akan membahas mengenai proses fotosintesis pada tumbuhan.

 –

Squad, apakah kamu hari ini sudah makan? Wah, kamu jangan lupa untuk makan ya hari ini. Tapi jangan terlalu bersemangat kayak mbak ini juga ya, Squad. Nanti kalau keselek keripik singkong gimana tuh? Pelan-pelan aja, supaya kandungan dalam makanan lebih mudah dicerna oleh tubuh.

cara manusia makan berbeda dengan cara tumbuhan makan

Makan terlalu bersemangat (sumber: giphy.com)

Memang, sebagai makhluk hidup, sejatinya kita membutuhkan makan. Makanan yang telah kita konsumsi akan menjadi sumber energi untuk dapat beraktivitas. Eh makhluk hidup? Bukannya makhluk hidup itu terdiri dari manusia, hewan, dan tumbuhan ya? Coba deh kamu pikir. Apakah tumbuhan juga bisa makan? Kalau iya, bagaimana cara tumbuhan medapatkan makanan? Apakah kamu pernah melihat tumbuhan makan siang atau makan keripik singkong seperti kita?

Baca juga: 7 Karakteristik Makhluk Hidup

Pasti nggak pernah dong. Karena tumbuhan termasuk makhluk hidup yang mampu memasak makanannya sendiri (autotroph). Eh? Jadi gimana caranya tumbuhan memasak makanannya sendiri?

Tumbuhan dapat memasak makanannya sendiri secara langsung dari senyawa yang bersifat organik. Proses memasak ini dinamakan sebagai proses fotosintesis.

 tumbuhan melakukan fotosintesis

Tumbuhan membutuhkan cahaya untuk fotosintesis (sumber: giphy.com)

Tahukah kamu? Proses fotosintesis ini terjadi di bagian daun lho. Tepatnya, pada bagian klorofil atau yang biasa dikenal sebagai zat hijau daun. Klorofil merupakan pigmen yang berfungsi sebagai penangkap energi cahaya matahari lalu mengubahnya menjadi energi kimia yang terikat dengan molekul karbohidrat. Nah, secara singkat reaksi fotosintesis seperti berikut ini:

proses fotosintesis

CO2 atau yang biasa disebut sebagai karbon dioksida merupakan zat yang dihasilkan oleh manusia ketika bernapas. Tidak hanya manusia, CO2 juga dikeluarkan dari hasil pembakaran kendaraan motor, dan pabrik. Nah, zat ini lah yang menjadi bahan baku makanan untuk tumbuhan. Makanya, banyak anggapan yang bilang kalau tumbuhan dapat berfungsi sebagai “pembersih udara”. Soalnya, zat-zat kotor kayak gitu malah dibuat bahan masakan sama dia.

Selain karbon dioksida, proses fotosintesis juga membutuhkan air. H2O atau air merupakan zat yang dimanfaatkan tumbuhan sebagai mineral. H2O biasanya dapat ditemukan di dalam tanah.

Baca juga: Bagaimana Cara Kita Bernapas?

Setelah mengetahui bahan baku proses fotosintesis, sekarang kita bahas yuk apa aja yang dihasilkan dari reaksi fotosintesis ini. Nah, yang dihasilkan dari proses fotosintesis ini adalah C6H12O6 dan O2.

C6H12O6 atau yang biasa disebut sebagai glukosa merupakan senyawa yang digunakan sebagai sumber energi untuk semua makhluk hidup. Glukosa inilah yang membantu tumbuhan untuk tumbuh. Seperti penumbuhan daun baru, hingga pembentukan batang yang lebih kuat.

O2 atau yang nama lainnya oksigen merupakan senyawa yang dihasilkan dan langsung dikeluarkan dari tumbuhan setelah fotosintesis terjadi. Oksigen ini penting banget untuk kehidupan kita. Ya, oksigen merupakan gas yang kita perlukan untuk bernapas. Bahkan, tidak hanya kita, tapi sebagian besar makhluk hidup di dunia ini,

sesak karenamu

Sesak napas jika kekurangan oksigen (sumber: giphy.com)

Nah, sekarang kamu tahu, kan, kalau ternyata tumbuhan juga bisa makan. Meskipun tidak mempunyai organ pencernaan yang sama seperti kita, tumbuhan dapat menghasilkan energi melalui proses fotosintesis. Oleh karena itu, yuk kita mulai menanam tumbuhan di lahan kosong dekat rumah kamu. Selain bikin udara menjadi sejuk, kita juga membantu bumi untuk menyediakan pasokan oksigen lebih banyak lho! Kalau kamu punya pr terkait materi ini, bisa coba langsung aja chat ke tutor terbaik lewat ruanglesonline. Di sana, kamu akan diberikan pemahaman langsung dari tutor berpengalaman di bidangnya.

New Call-to-action

 
Rupanya, tumbuhan mampu memasak makanan sendiri (autotroph). Proses memasak yang disebut
 
Dikutip dari Ruangguru, bahan baku makanan untuk tumbuhan adalah karbon dioksida. Zat ini dihasilkan oleh manusia ketika bernapas, serta dikeluarkan dari hasil pembakaran kendaraan motor dan pabrik. Inilah sebabnya muncul anggapan tumbuhan dapat menjadi ‘pembersih udara’.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Selain karbon dioksida, proses fotosintesis juga membutuhkan air. Zat yang biasanya ditemukan di dalam tanah ini dimanfaatkan tumbuhan sebagai mineral.
 
Kedua zat tersebut lantas diolah sedemikian rupa hingga menjadi glukosa dan
 
Adapun oksigen ialah senyawa yang dihasilkan dan langsung dikeluarkan dari tumbuhan setelah fotosintesis terjadi. Oksigen berperan penting untuk kehidupan makhluk hidup, sebab merupakan gas yang diperlukan untuk bernapas.
 
Untuk itu, mulailah menanam tumbuhan di lahan kosong sekitar rumah. Selain membuat udara sejuk, kegiatan ini juga dapat membantu menambah pasokan oksigen di bumi. (Nurisma Rahmatika)
 
Baca:
 
 

(REN)

Jakarta: Setiap makhluk hidup pasti membutuhkan makanan , tak terkecuali tumbuhan. Namun, pernahkah terlintas di benak Sobat Medcom, bagaimana tumbuhan bisa memperoleh energi meskipun tidak memiliki organ pencernaan layaknya manusia?Rupanya, tumbuhan mampu memasak makanan sendiri (autotroph). Proses memasak yang disebut fotosintesis ini terjadi di bagian daun. Lebih tepatnya, pada bagian klorofil, yaitu pigmen yang berfungsi menangkap energi cahaya matahari lalu mengubahnya menjadi energi kimia yang terikat dengan molekul karbohidrat.Dikutip dari Ruangguru, bahan baku makanan untuk tumbuhan adalah karbon dioksida. Zat ini dihasilkan oleh manusia ketika bernapas, serta dikeluarkan dari hasil pembakaran kendaraan motor dan pabrik. Inilah sebabnya muncul anggapan tumbuhan dapat menjadi ‘pembersih udara’.Selain karbon dioksida, proses fotosintesis juga membutuhkan air. Zat yang biasanya ditemukan di dalam tanah ini dimanfaatkan tumbuhan sebagai mineral.Kedua zat tersebut lantas diolah sedemikian rupa hingga menjadi glukosa dan oksigen . Glukosa merupakan senyawa yang digunakan sebagai sumber energi. Inilah yang membantu tumbuhan untuk tumbuh, mulai dari penumbuhan daun baru, hingga pembentukan batang yang lebih kuat.Adapun oksigen ialah senyawa yang dihasilkan dan langsung dikeluarkan dari tumbuhan setelah fotosintesis terjadi. Oksigen berperan penting untuk kehidupan makhluk hidup, sebab merupakan gas yang diperlukan untuk bernapas.Untuk itu, mulailah menanam tumbuhan di lahan kosong sekitar rumah. Selain membuat udara sejuk, kegiatan ini juga dapat membantu menambah pasokan oksigen di bumi. (Baca: Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Lengkap dengan Gambar

adjar.id – Sama seperti manusia, tumbuhan juga membutuhkan makanan untuk dapat bertahan hidup.

Namun, cara tumbuhan mendapatkan makanan berbeda dengan manusia atau makhluk hidup lainnya, Adjarian.

Tumbuhan dapat mendapatkan makanannya dengan cara memproduksinya sendiri.

Energi cahaya dari matahari digunakan tumbuhan untuk memproduksi makanannya sendiri.

Nah, proses tumbuhan mendapatkan makanannya dengan cara menggunakan energi cahaya matahari disebut dengan fotosintesis.

Adjarian mungkin banyak yang sudah tidak asing dengan istilah fotosintesis.

Namun, bagaimana cara tumbuhan membuat makanan sendiri dengan proses fotosintesis, ya?

Simak pembahasan berikut, yuk!

“Tumbuhan bisa membuat makanannya sendiri dengan proses fotosintesis.”

Baca Juga: Ringkasan Materi Proses Fotosintesis pada Tumbuhan

Cara Tumbuhan Membuat Makanan dengan Proses Fotosintesis

Fotosintesis adalah proses pembuatan makanan oleh tumbuhan hijau. Proses fotosintesis bisa terjadi melalui proses biokimia pada klorofil tumbuhan dengan bantuan energi cahaya matahari.

Selain energi cahaya matahari, fotosintesis juga membutuhkan bahan lainnya, seperti air, karbon dioksida, dan klorofil.

Berikut pembahasan alur tumbuhan membuat makanan dengan proses fotosintesis berdasarkan bahan-bahan yang dibutuhkan.

1. Cahaya Matahari

Energi cahaya yang berasal dari matahari diserap oleh daun tumbuhan

2. Air

Air yang tersimpan dalam tanah diserap oleh akar tumbuhan dan disalurkan oleh batang tumbuhan dan sampai ke daun.

“Cahaya matahari dan air adalah bahan dari alam yang dibutuhkan untuk fotosintesis.”

Baca Juga: Benarkah Ada Hewan yang Melakukan Proses Fotosintesis seperti Tanaman?

3. Karbon dioksida

Gas karbon dioksida adalah gas yang diembuskan manusia dan hewan saat bernapas.

Selain itu, gas karbon dioksida juga dihasilkan oleh kendaraan bermotor dan berbagai aktivitas lainnya.

Gas karbon dioksida tesebut kemudian diserap oleh daun tumbuhan, Adjarian.

4. Klorofil

Semua bahan mulai cahaya matahari, air, dan karbon dioksida yang ada di daun akan diolah menjadi makanan dengan cara fotosintesis.

Proses fotosintesis dilakukan pada daun yang memiliki klorofil.

Klorofil adalah pigmen pada daun yang memberikan warna hijau.

Nah, itulah cara tumbuhan mendapatkan makanan untuk bertahan hidup.

Baca Juga: Jawab Soal 3 Faktor yang Memengaruhi pada Proses Fotosintesis

Coba Jawab! Bagaimana cara tumbuhan mendapatkan makanan? Petunjuk: Cek halaman 1.

Tonton video ini, yuk!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *