Apa beda lada dan merica

Liputan6.com, Jakarta – Bagi Anda yang suka atau ingin belajar memasak, hal paling mendasar yang harus dikuasai untuk memasak masakan yang enak adalah mengetahui aneka bumbu dapur.

Memasak tapi tidak mengetahui bumbu dapur bisa membuat masakan memiliki rasa yang berantakan atau hambar. Ada beberapa bumbu masak yang memiliki bentuk mirip satu sama lain.

Kalau tidak jeli, tentunya hal ini akan membuat masakan kita jadi aneh rasanya. Tentu tak terbayangkan bagaimana rasanya kalau memasak gorengan, tetapi bukannya ketumbar yang dijadikan bumbu, melainkan merica?

Lalu, apa sebenarnya perbedaan ketumbar dan merica atau lada. Sekilas, kedua bumbu dapur ini punya bentuk yang nyaris sama. Meski nyaris sama, keduanya adalah bumbu dengan rasa dan fungsi berbeda.

Merica atau Lada

Merica kadang juga disebut sebagai lada. Merica berbentuk bulat dengan tekstur yang sedikit keras. Merica berwarna putih maupun hitam dan aromanya cukup menyengat. Merica atau lada memiliki rasa yang pedas.

Bumbu dapur biasanya dimanfaatkan untuk membuat masakan seperti sayur sop, tumis dan masakan lain dengan cita rasa kuat. Merica yang sudah dihaluskan atau berbentuk bubuk disebut sebagai lada.

Jadi, merica dan lada adalah dua bumbu dapur yang sama. Perbedaannya adalah merica bumbu yang masih utuh sedangkan lada adalah merica yang sudah dihaluskan.

Lada, merica, dan ketumbar. Ketiga bahan tersebut terdengar familiar, bukan? Ketiganya memang jenis bumbu dapur yang seringkali disebut di resep-resep masakan, kshususnya sajian khas Indonesia. Tapi kalau Anda termasuk orang yang jarang masuk dapur atau jarang membuat masakan khas Nusantara, mungkin agak sulit membedakan lada, merica, dan ketumbar karena kemiripan bentuknya.

Jadi kalau Anda saat ini tertarik untuk mencoba masakan seperti sate maranggi, rendang daging atau nasi krawu Ini, yuk kenalan dulu dengan lada, merica, dan ketumbar. Agar tidak salah pakai dan rasa masakan yang Anda hasilkan bisa seperti harapan.

Merica vs lada

Dari ketiga nama bumbu dapur diatas, ternyata dua diantaranya adalah bumbu yang sama lho. Kedua bumbu tersebut adalah merica dan lada. Bedanya, merica adalah bumbu yang berbentuk bulat kecil-kecil. Ketika sudah dihaluskan dan berbentuk bubuk, kita lebih sering menyebutnya sebagai lada. Merica dan lada sendiri banyak tersedia di pasaran dengan warna putih dan hitam. Lalu apa bedanya?

Merica hitam dan putih keduanya berasal dari tanaman yang sama. Hanya saja, merica hitam dipetik ketika bijinya masih berwarna hijau di pohon. Sementara itu merica putih dihasilkan dari biji yang dipanen dalam keadaan sudah matang.

Merica vs ketumbar

Nah dalam bentuk biji kecil-kecil itu, merica putih terlihat sangat mirip dengan ketumbar yang juga memiliki bentuk bulat dan kecil-kecil serta berukuran hampir sama. Tapi tetap saja keduanya punya perbedaan yang bisa dllihat mata telanjang.

Salah satunya adalah tekstur kulit luarnya. Biji merica terlihat punya tekstur yang lebih kasar, sementara itu biji ketumbar punya garis-garis halus memanjang yang lebih beraturan. Dari segi warna pun, merica terlihat lebih putih pucat daripada ketumbar yang berwarna kuning keemasan.

 

 

Masih belum yakin mana biji merica dan mana biji ketumbar? Coba tekan saja. Merica harusnya lebih keras sementara biji ketumbar akan lebih mudah hancur karena bagian tengahnya kosong.

Rasa

Cara membedakan merica dan ketumbar secara lebih akurat adalah merasakannya. Lada punya karakter rasa yang pedas menghangatkan. Sementara itu, ketumbar punya rasa serta aroma khas yang gurih dan  kuat.

Fungsi

Karena rasa dan aromanya tersebut, ketumbar banyak digunakan untuk campuran bumbu seperti tempe goreng, bacem, dan dendeng,. Selain memberikan rasa, ketumbar juga berfungsi menyamarkan bau amis ketika Anda memasak ikan lho!

 

Sekarang tidak ada alasan untuk malas masak karena sulit membedakan rempah-rempah khas Indonesia ini kan? Sekarang, yuk coba gunakan bumbu-bumbu ini untuk berbagai resep favorit yang bisa Anda temukan di @FiberCreme_TV atau di aplikasi Enakpedia yang bisa didownload melalui Google Play Store! Agar masakan Anda jadi lebih tinggi serat dan ramah untuk diet, jangan lupa menambahkan pengganti santan dan susu @FIberCreme ya!

AKURAT.CO, Lada, merica dan ketumbar adalah jenis bumbu dapur yang sering kali disebut di resep-resep masakan khas Indonesia. Namun, apabila kamu termasuk orang yang jarang masuk dapur atau jarang membuat masakan khas Nusantara ini, mungkin kamu agak sulit membedakan mana lada, merica, dan ketumbar karena kemiripan bentuknya.

Oleh karena itu, Akurat.co beberkan cara-cara membedakan tiga bumbu dapur ini, agar kamu tidak bingung saat mencoba resep masakan khas Indonesia di dapurmu.   

Antara merica dan lada

Ternyata, merica juga disebut sebagai lada. Perbedaannya adalah merica adalah bumbu yang masih utuh sedangkan lada adalah merica yang sudah dihaluskan atau ditumbuk.

Merica berbentuk bulat dengan tekstur yang sedikit keras. Ada dua macam merica, ada berwarna putih maupun hitam dan aromanya cukup menyengat. Merica atau lada memiliki rasa yang pedas.

Bumbu dapur biasanya dimanfaatkan untuk membuat masakan seperti sayur sop, tumis dan masakan lain dengan cita rasa kuat. 

Antara lada/merica atau ketumbar

Jenis merica putih terlihat sangat mirip dengan ketumbar yang juga memiliki bentuk bulat dan kecil-kecil serta berukuran hampir sama. Namun, tetap saja keduanya punya perbedaan yang bisa dllihat dengan mata telanjang.

Salah satu perbedaannya terletak tekstur kulit luarnya. Biji merica terlihat punya tekstur yang lebih kasar, sedangan biji ketumbar punya garis-garis halus memanjang yang lebih beraturan. 

Dari segi warna pun, merica terlihat lebih putih pucat daripada ketumbar yang berwarna kuning keemasan.

Masih belum bisa membedakan mana biji merica dan mana biji ketumbar? Coba tekan saja. Merica harusnya lebih keras. Sedangkan biji ketumbar akan lebih mudah hancur karena bagian tengahnya kosong.

Cara membedakan merica dan ketumbar secara lebih akurat adalah merasakannya. Merica bubuk atau lada punya karakter rasa yang pedas menghangatkan. Sementara itu, ketumbar punya rasa serta aroma khas yang gurih dan kuat.

Sekarang tidak ada alasan untuk malas masak karena sulit membedakan rempah-rempah khas Indonesia ini kan? Jadi selamat bekreasi dengan resep masakan Indonesia.[]

Fimela.com, Jakarta Bagi Sahabat Fimela yang suka memasak, hal paling mendasar yang harus dikuasai untuk memasak masakan yang enak adalah mengetahui aneka bumbu dapur. Memasak tapi tidak mengetahui bumbu dapur bisa membuat masakan memiliki rasa yang berantakan.

Ada beberapa bumbu masak yang memiliki bentuk mirip satu sama lain. Jika kita tidak jeli, tentunya hal ini akan membuat masakan kita jadi berantakan rasanya. Nggak lucu kan kalau memasak gorengan tetapi bukannya ketumbar yang dijadikan bumbu melainkan merica?

Kali ini Fimela akan mengajak Sahabat semua mengetahui perbedaan ketumbar dan merica atau lada. Sekilas, kedua bumbu dapur ini memiliki bentuk yang nyaris sama. Meski nyaris sama, keduanya adalah bumbu dengan rasa dan fungsi berbeda.

Apa Bedanya? Lada vs Ketumbar

Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Bicara soal dapur Indonesia pastinya tak lepas dari keanekaragaman bumbu. Sejak dulu, Indonesia terkenal dengan sebutan land of spices saking banyaknya citarasa dari bumbu-bumbu tersebut. Saking banyaknya, banyak jenis bumbu dapur yang sering tertukar, nih.

Salah satunya lada dan ketumbar. Sekilas, dua bumbu ini terlihat sama. Apalagi jika baru belajar masak seperti saya, lada dan ketumbar bisa salah masuk masakan. Meskipun sama-sama bumbu, dua rempah ini punya karakteristik rasa dan aroma yang berbeda, lho. Jadi daripada rasa masakan tak sesuai harapan, lebih baik simak yang satu ini dulu.

Kenampakan: Bentuk, Warna, Ukuran, dan Tekstur

Dua rempah ini memang hampie mirip. Anda harus benar-benar cermat dan jangan salah beli, ya. Dua rempah ini punya bentuk bulat. Dari segi warna, lada memiliki dua jenis yakni lada hitam dan lada putih. Lada hitam dibuat dari biji lada muda (hijau) yang dijemur hingga kering, sedangkan lada putih adalah biji lada matang yang direndam dan dikeringkan. Tekstur keduanya pun berbeda. Lada hitam punya kerutan kulit di permukaannya, sedangkan lada putih lebih mulus dan mengerucut di satu sisi.

Ketumbar mirip dengan lada putih. Tapi dari segi tekstur, ketumbar sedikit lebih kasar dengan garis-garis di permukaannya. Warna ketumbar pun lebih coklat dari lada putih.

Dari segi ukuran, biji lada ternyata lebih besar dari ketumbar lho. Ketika dibelah, isi lada atau merica akan terlihat padat, sedangkan ketumbar cenderung kopong. 

Sensasi: Rasa dan Aroma

Lada punya rasa yang lebih kuat dari ketumbar. Sensasi pahit, pedas, sekaligus hangat ada pada dua jenis lada tersebut. Namun, lada hitam terasa jauh lebih pedas dan menyengat. Sedangkan ketumbar punya rasa yang lebih halus dari lada. Rasa ketumbar cenderung agak pahit hambar yang mirip biji jeruk limau.  

Soal aroma, keduanya punya aroma khas. Aroma ini memang tak terlalu ketara saat masih berbentuk biji. Kalau sudah ditumbuk atau digerus, lada punya aroma yang lebih mencolok dari ketumbar.

Cara Mengolah

Dua rempah ini mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket. Entah dalam bentuk butiran biji atau bubuk halus. Pada dasarnya, cara pengolahan lada dan ketumbar hampir sama. Keduanya bisa ditumbuk atau digerus untuk dicampurkan dengan bumbu dapur lain. Khusus untuk ketumbar, sangrai terlebih dulu hingga harum dan coklat. Sama seperti kemiri, ketumbar sebaiknya tidak ditumbuk mentah.

Lada banyak digunakan dalam berbagai masakan bercitarasa gurih-pedas atau kaya rempah. Sebutlah masakan Minang, sop, soto, hingga mie godog khas Yogyakarta. Sedangkan ketumbar banyak dipakai sebagai bumbu khas berbagai masakan seperti sate, dendeng, bacem, dan ayam bakar.  

Cara Menyimpan

Kedua jenis rempah ini bisa disimpan dalam wadah kedap udara. Letakkan di suhu ruang dan jauh dari sinar matahari. Khusus untuk ketumbar, sangrai terlebih dulu hingga coklat. Fungsinya agar rempah ini jauh lebih awet. Jika menyimpan dalam bentuk bubuk, aroma dan rasa rempah akan cepat berkurang. Oleh karena itu, belilah dalam jumlah secukupnya dan bisa lekas habis. Tentunya rempah segar terasa lebih nikmat, kan?

Yuk, beri tahu yang lain agar tidak salah olah. Selain dua rempah ini, masih banyak jenis bumbu dapur Indonesia yang mirip. Misalnya pala dan kemiri. Hati-hati, kalau tidak cermat bisa mengubah rasa masakan secara total, lho!

Atsarina Luthfiyyah (Senior Editor)

Memiliki pengalaman pendidikan di bidang Tata Boga dan Jurnalistik. Hobi menulis, traveling dan memasak. S2 Universitas Gadjah Mada Ilmu Komunikasi
Hubungi Kami di [email protected]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *